Puncak Pananjakan - Menanti Sapaan "The Golden Sunrise" Gunung Bromo

loading...
loading...
Puncak Pananjakan Gunung Bromo. Gunung Bromo termasuk salah satu gunung di Jawa Timur yang sangat populer. Area pegunungan yang masuk dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini menciptakan view yang luar biasa untuk dinikmati. Bagaimana tidak, keindahan golden sunrise diantara pegunungan yang dihiasi lautan pasir berbentuk kaldera luas selalu mengundang kagum para wisatawan di dalam maupun luar negeri. Hal ini menjadikan Gunung Bromo wisata paling terkenal di Jawa Timur.
puncak pananjakan
View dari Penanjakan Ketika Cuaca Bagus
Gunung Bromo terletak di 4 kabupaten di Jawa Timur yaitu diantara Kab.Malang, Kab.Pasuruan, Kab. Probolinggo dan Kab.Lumajang,Jawa Timur, termasuk di dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Transportasi ke lokasi wisata Gunung Bromo sangat mudah diakses dari berbagai penjuru. Berikut rute untuk menuju gunung Bromo : 
  1. Dari Kab.Probolinggo : Tongas – Lumbang – Sukapura – Ngadisari – Cemoro Lawang – Gunung Bromo atau Ketapang – Patalan – Sukapura – Ngadisari – Cemoro Lawang – Gunung Bromo.
  2. Dari Kab. Malang : Tumpang – Gubuk Klakah – Jemplang – Penanjakan – Gunung Bromo
  3. Dari Kab.Pasuruan : Wonorejo – Warungdowo – Tosari – Wonokitri – Penanjakan – Gunung Bromo
  4. Dari Kab.Lumajang : Senduro – Bumo – Ranu Pane – Gunung Bromo
Mengejar sunrise di Puncak Penanjakan memang lebih baik berangkat dini hari agar sampai di lokasi sebelum subuh sekaligus tepat dengan momen yang selalu ditunggu-tunggu oleh para wisatawan. Jika ingin menikmati lebih lama suasana Gunung Bromo, ada banyak persewaan villa di sekitar lokasi yang selalu ramai di hari libur. Ada kawasan selain puncak pananjakan yang tepat untuk menyaksikan sunrise  Gunung Bromo dengan lautan awannya yaitu di Puncak B29 yang dikenal dengan 'Negeri di Atas Awan'.
Hawa dingin mulai menyerang ketika mendekati kawasan Gunung Bromo. Penjual sarung tangan dan kerpus banyak terlihat di sekitar lokasi pembelian tiket. Ada juga warung-warung di tengah kabut pekat yang menjual makanan dan minuman, tempat menghangatkan diri sejenak sebelum masuk area Puncak Pananjakan.

Puncak Penanjakan – 2.770 mdpl, selalu ramai oleh para wisatawan dari belahan dunia. Dari tempat parkir dibutuhkan waktu sekitar 5 menit untuk menuju ke lokasi keramaian, lokasi yang pas untuk melihat sunrise dengan pemandangan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. 

Akan tampak kabut tipis menutup lautan pasir, memperlihatkan Gunung Batok, Gunung Bromo dan Gunung Semeru yang menjulang menembus kabut. Disinilah Momen yang selalu ditunggu para wisatawan pecinta alam maupun photographer. Jika kabut tidak tebal, pemandangan yang sempurna sungguh menakjubkan.
puncak pananjakan
Pemandangan Tertutup Kabut

Lautan Pasir Gunung Bromo

Menuju ke Puncak Gunung Bromo dari puncak penanjakan tidak sulit. Jalannya menurun tajam sebelum bertemu dengan lautan pasir yang akan membuat motor tidak stabil dan terpeleset, jadi harus extra berhati-hati mengendalikan motor yang oleng kanan-kiri menghadapi pasir tebal Gunung Bromo. Oleh karena itu disediakan persewaan jeep, yang cukup mahal tentunya. Ada juga penyewaan ojek yang mengantar ke atas ketika pulang karena jalan yang sangat menanjak diperlukan sepeda motor dengan kekuatan extra.
Menuju Puncak dengan Antrian Panjang
Sampai diparkiran kaki Gunung Bromo, dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk naik melintasi pasir sebelum sampai ke tangga yang akan mengantarkan ke bibir kawah. Jika malas untuk berjalan menyusuri pasir halus, bisa menyewa kuda yang akan mengantar sampai ke kaki tangga dengan tarif Rp.75.000. Jika hari sepi, bisa ditawar Rp.50.000 naik-turun. Kalau hari ramai, maka perlu bersabar untuk antri di tangga. 
Baca Juga : 
Memilih Naik Tanpa Antri
kawah gunung bromo
Kawah Bromo
Dan itulah Gunung Bromo, icon wisata menarik di Jawa Timur  dengan pemandangan yang luar biasa yang selalu mengundang wisatawan manapun untuk menikmati sunrise nya.

Tips Wisata ke Gunung Bromo :
  1. Persiapkan pakaian hangat, sarung tangan, pelindung kepala untuk mencegah hawa dingin pada tubuh.
  2. Jika ingin mengejar sunrise, berangkatlah malam atau dini hari.
  3. Untuk bermalam di hari libur, boking lah penginapan sebelumnya untuk mencegah penginapan penuh. 
  4. Perlu diperhatikan keamanan dalam perjalanan jika menggunakan sepeda motor karena daerah yang sepi bisa menjadi daerah rawan begal, belum lagi kalau terjadi hal yang tidak terduga seperti ban bocor, akan sangat menyita waktu.
  5. Waspadai untuk calo-calo nakal yang menjual tiket berbeda dari harga sebenarnya di lokasi sebelum pos registrasi tiket.
  6. Tanjakan maupun turunan menuju padang pasir sangat curam. Jika ragu dengan kekuatan motor, sebaiknya menyewa jasa ojek. Berlaku juga untuk di padang pasir, jika sekiranya kesusahan melewati padang pasir dengan motor, bisa sewa ojek, jeep atau kuda.
 
loading...

Share :

Facebook Twitter Google+

0 Response to "Puncak Pananjakan - Menanti Sapaan "The Golden Sunrise" Gunung Bromo"

Post a Comment