Pendakian Gunung Argopuro 3.088 mdpl via Baderan - Bremi

Pendakian Gunung Argopuro via Baderan - Bremi. Gunung Argopuro dikenal sebagai gunung dengan trek pendakian terpanjang se-Jawa dengan total panjang jalur pendakian sekitar 40 kilometer. Selain menyajikan pemandangan indah di sepanjang jalur pendakian, gunung ini juga terkenal angker di kalangan pendaki karena menyimpan sebuah Legenda Hilangnya Dewi Rengganis bersama enam dayangnya di gunung ini. Merupakan trek terpanjang di Jawa, waktu yang dibutuhkan untuk pendakian juga tidak singkat dan sangat diperlukan persiapan yang matang sebelum mendaki gunung Argopuro.
Gunung Argopuro
Gunung Argopuro
Gunung Argopuro terletak di desa Baderan, kecamatan Sumbermalang, kabupaten Situbondo. Merupakan salah satu gunung dari kompleks pegunungan Iyang. Ada 2 jalur pendakian menuju gunung Argopuro yaitu :
  1. Pendakian via jalur Bremi
  2. Pendakian via jalur Baderan
Karena di sepanjang jalur Bremi-Baderan memiliki keindahan masing-masing yang sayang untuk disia-siakan, para pendaki biasanya memilih naik-turun dengan jalur yang berbeda. Jika naik via Bremi makan turun lewat Baderan, begitu pula sebaliknya.

Untuk menuju Bremi bisa ditempuh dari Surabaya dengan bus jurusan Probolinggo dan dilanjutkan naik bus Akas kecil jurusan Bremi. Sedangkan untuk menuju Baderan bisa ditempuh dari Surabaya ke Terminal Probolinggo dan dilanjutkan dengan bus kecil menuju Besuki. Dari Besuki bisa naik ojek yang beroperasi sepanjang hari menuju ke basecamp

Sebelum memulai pendakian, pendaki diwajibkan melaporkan diri di Kantor Polisi Sektor Sumber Malang atau kantor perhutani dengan perhitungan tarif harian yaitu sekitar Rp.20.000 per hari - mendaki  gunung Argopuro yaitu 4 hari normal.

Pos Perijinan Baderan
Pos Perijinan Jalur Baderan
Gunung ini dinamakan Argopuro karena banyak dijumpai situs mirip pura yang merupakan tempat ibadah umat Hindu. Sisa-sisa reruntuhan sejarah itu masih nampak jelas terutama di kawasan puncak.

Basecamp - Mata Air 2

Dari kantor perhutani (seperti basecamp) pendaki berjalan menuruni jalan aspal dan berbelok ke kiri menapaki jalan yang diperkeras dengan batu dan jalan makadam menanjak melewati perkebunan penduduk. Pendaki bisa menaiki ojek sampai ke pintu masuk hutan dengan tarif Rp.30.000. Bahkan ada ojek yang bisa mengantar sampai Cikasur yang jika ditempuh dengan jalan kaki memerlukan waktu 1,5 hari dengan tarif Rp.135.000.
Trek gunung argopuro
Tanjakan Awal
Jalur pendakian Gunung Argopuro masih berupa tanjakan menyusuri punggung bukit sebelum akhirnya sedikit landai ketika masuk ke dalam hutan. Namun akan ditemui tanjakan lagi dengan jalan yang sempit hingga pendaki menemui papan nama bertuliskan "Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang". 

Lokasi ini cukup untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Kemudian trek akan landai dengan tumbuhan semak yang rapat selama beberapa jam hingga ditemui trek yang mulai terbuka. Lalu ditutup oleh trek turun kemudian kembali menanjak sebelum akhirnya sampai di pos Mata Air 2. 
jalur pendakian gunung argopuro
Hutan Ilalang Gunung Argopuro
pos Mata Air 2
Mata Air 2
Di pos Mata Air 2 tempatnya lumayan luas dan bisa untuk camp. Terdapat sebuah sungai di bawah untuk mengisi perbekalan air. Pendaki harus turun tak lebih dari 10 menit untuk sampai di sungai.

Mata Air 2 - Cikasur

Perjalanan dari Mata Air 2 ke Cikasur Gunung Argopuro adalah trek yang sangat panjang dan membutuhkan banyak waktu serta tenaga. Selepas pos Mata Air 2, trek akan melewati hutan yang sangat rapat hingga tampak gelap meski di siang hari. Kadang pendaki bisa melihat beberapa kera hitam bergelantungan di pepohonan hutan. Trek cukup landai namun sangat panjang. 
Setelah keluar dari hutan yang rapat, akan tampak savana tak jauh dari punggungan bukit yang terbuka. Jika tak ada kabut, pemandangan savana dari atas bukit sangatlah indah. Setelah menuruni bukit, pendaki akan sampai pada savana pertama yang ditemui di jalur pendakian Gunung Argopuro via Baderan ini.
jalur pendakian gunung argopuro
Turunan ke Savana Pertama
Savana yang ditumbuhi rumput keriting kering dan beberapa bunga lavender ini cocok untuk beristirahat namun tidak cocok untuk mendirikan tenda karena tanah yang terjal dan tidak rata. 

Selepas dari savana akan kembali masuk ke dalam hutan dengan trek yang sedikit lebih menanjak. Di sekitar jalur ini ada beberapa lokasi di sisi-sisi jalur pendakian yang cukup untuk mendirikan 1-2 tenda kapasitas 2-3 orang, jika waktu menuju ke Cikasur tidak cukup. 
savana gunung argopuro
Jalur di Savana Pertama
Setelah melewati punggungan bukit dengan trek landai, pendaki akan menjumpai savana ke 2 yang lebih luas memenuhi bukit-bukit kecil di sekitarnya. Pemandangan disini sangat indah dan jalur menuju Cikasur tampak sangat jelas membelah savana ini. Pendaki akan menyusuri padang savana di sepanjang jalur menyusuri bukit hingga sampai di Cikasur.
savana gunung argopuro
Savana 2
savana gunung argopuro
Jalur Savana Menuju Cikasur
Cikasur adalah savana paling luas yang ada di jalur pendakian Gunung Argopuro. Dulunya pada jaman Belanda tempat ini merupakan sebuah lapangan terbang yang kini menjadi lapangan savana yang sangat luas. Pendaki harus turun dan menyeberangi sungai, kemudian kembali naik untuk menuju Cikasur. Ada sedikit cerita mengenai Sejarah Kelam Cikasur yang selalu jadi bumbu cerita di setiap pendakian Gunung Argopuro.
cikasur
Cikasur
cikasur
Sungai Cikasur dan Selada Air
Cikasur adalah salah satu tempat favorit untuk camp selain di Taman Hidup karena adanya sungai jernih yang ditumbuhi selada air yang bisa dimakan. Masyarakat di sekitar Gunung Argopuro pun tak jarang panen di lokasi ini untuk kemudian dijual ke pasar. 
Di saat pendakian yang melelahkan, alangkah enak jika beristirahat untuk mencoba kesegaran air dan kelezatan selada air ini. Untuk itulah tempat ini cocok untuk mendirikan tenda karena selain terdapat sumber air beserta lauk logistik gratis, tempat ini sangat luas dengan pemandangan yang menakjubkan, sehingga pendaki akan betah berlama-lama di Cikasur. Namun perlu diperhatikan juga, adanya sumber air juga menjadi tempat satwa-satwa hutan mencari minum.
cikasur
Panen Selada Air

Cikasur - Cisentor

Pendakian Gunung Argopuro akan dilanjutkan menyusuri savana Cikasur ke arah kanan menuju Cisentor. Trek tidak terlalu menanjak dan hanya melintasi bukit dengan savana yang rapat sebelum masuk ke dalam hutan yang tidak terlalu rapat. Pendaki akan mendaki dua bukit yang banyak terdapat pohon bekas kebakaran hutan dan rawan tumbang. 

Setelah sampai di puncak bukit, menyusuri lereng gunung di sisi jurang yang sangat dalam dan itu menunjukkan sudah dekat dengan Cisentor. Sampai di ujung bukit, harus menuruni sungai lagi dan sampailah di Cisentor.
jalur pendakian gunung argopuro
Melihat Ini, Anda Mendekati Cisentor
jalur pendakian gunung argopuro
Sungai Cisentor
cisentor
Cisentor
Cisentor tempat yang cocok untuk mendirikan tenda karena ada sumber air dan tempat bermalam yang teduh. Terdapat juga shelter yang bisa digunakan untuk beristirahat maupun bermalam sebelum melanjutkan pendakian Gunung Argopuro selanjutnya.

Cisentor - Rawa Embik

Pendakian Gunung Argopuro dilanjutkan dengan mendaki bukit melintasi padang rumput dan padang edelweiss, lalu akan melewati sebuah sungai yang sudah kering sebelum kembali melintasi padang rumput dan padang edelweiss lagi. Setelah menyusuri sisi bukit akan tiba di Rawa Embik.
jalur pendakian gunung argopuro
Trek Menuju Rawa Embik
rawa embik
Rawa Embik
Rawa embik merupakan sebuah tempat yang cukup luas dan panas jika siang hari, namun angin tetap bertiup dingin. Ada sebuah mata air kecil untuk mengisi perbekalan air. Lokasi ini cocok untuk beristirahat maupun camp.

Rawa Embik - Puncak

Menuju ke puncak Gunung Argopuro dari jalur turun menuju ke rawa embik tadi jalurnya adalah ke kiri, masih tetap menyusuri padang rumput dan mendaki punggungan bukit lagi melintasi hutan yang rapat, melewati pepohonan edelweiss yang tumbuh tinggi dan melewati sungai mati. Setelah keluar dari hutan ini akan melewati padang rumput kecil dimana ada puncak Rengganis di kiri dan puncak Argopuro di kanan. Barang bisa ditinggalkan di tempat teduh tak jauh di bawah kaki puncak bukit.
jalur pendakian gunung argopuro
Trek Rawa Embik - Puncak
jalur pendakian gunung argopuro
Savana Terakhir Menuju Puncak
Menuju puncak Rengganis dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. Ketika mendekati puncak akan  nampak beberapa petilasan. Puncak Rengganis berupa batuan kapur dan berbau belerang. Dari puncak Rengganis, bisa terlihat lautan awan, lubang kawah hingga savana yang merupakan jalur pendakian tadi.
puncak rengganis
Puncak Rengganis
jalur pendakian gunung argopuro
Batuan Kapur Puncak Rengganis
Menuju puncak Argopuro juga tidak dibutuhkan waktu lama, sekitar 20-30 menit. Puncaknya berupa susunan batu di atas hutan lebat sehingga pemandangan di sekitar puncak tertutup pepohonan dan pendaki jarang bisa menikmati indahnya lautan awan disini.
puncak gunung argopuro
Puncak Argopuro
Melanjutkan berjalan turun sekitar 15 menit akan sampai di Puncak Hyang atau puncak Arca yang berupa sebuah arca dan reruntuhan lain yang sudah tertutup semak-semak. Dari puncak, jika cuaca cerah, pendaki bisa melihat kegagahan Gunung Semeru, Gunung Raung, bahkan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang.

Puncak - Taman Hidup

Dari puncak Hyang Gunung Argopuro bisa dilanjutkan dengan terus berjalan turun menelusuri bukit yang curam dan berbelok-belok. Setelah sampai di bawah, akan kembali naik menyusuri punggungan bukit - ini dekat dengan daerah Cemoro Limo. Jika ada pertigaan pilihlah jalur ke kiri yang akan membawa sampai ke Taman Hidup. 

Di sepanjang perjalanan menyusuri punggungan bukit trek cukup terjal dan perlu hati-hati. Jika hari gelap, jalur yang dilalui bisa saja keliru karena banyaknya tempat terbuka yang menyerupai jalur pendakian. Kadang di persimpangan ada tanda dimana jalur yang benar untuk melanjutkan perjalanan. Pendaki akan melewati hutan lumut yang rapat dan panjang hingga sampai di danau Taman Hidup. Trek di hutan lumut ini datar dan cenderung menurun.
danau taman hidup
Pemandangan di Sekitar Danau
danau taman hidup
Kabut Danau Taman Hidup
Taman hidup merupakan salah satu Danau Indah di Pegunungan Indonesia,  berlumpur dan luas dengan pemandangan indah. Tempat ini cocok untuk camp karena sumber air yang melimpah. Selain untuk memancing, lokasi ini digunakan untuk menjajal motocross sehingga keasriannya mulai pudar. Namun pemandangan danau yang berpadu dengan kabut cukup membuat ingin beristirahat lama-lama di danau Gunung Argopuro ini.

Taman Hidup - Bremi

Dari Taman hidup harus berjalan kembali ke jalur yang sudah dilewati namun kali ini menuju ke jalur pendakian via Bremi, jadi harus waspada jika bertemu persimpangan yang akan membawa kembali ke jalur pendakian via Baderan tadi. Perhatikan petunjuk jalur pendakian via Bremi yang sudah dipasang di persimpangan.

Jalan awal yang menanjak, pendaki akan disuguhi jalur trek berupa tanah padat yang terus menurun hingga ke hutan pohon damar. Jika sampai di hutan pohon damar yang tersusun rapi, maka hanya tinggal melewati kebun penduduk yang panjang, akan sampai di gerbang jalur pendakian Bremi.
jalur pendakian gunung argopuro
Hutan Pohon Damar
Tips Pendakian Gunung Argopuro :
  1. Siapkan logistik untuk minimal 4 hari pendakian.
  2. Karena merupakan jalur terpanjang yaitu sekitar 40 kilometer, siapkan fisik dengan baik sebelum memulai pendakian.
  3. Hutan sangat rapat dan banyak jalur yang menyesatkan. Catatlah koordinat yang ada di pos perijinan sebelum pendakian atau lebih baik jika membekali diri dengan pengetahuan navigasi.
  4. Gunakan pakaian panjang dari Cikasur menuju Cisentor karena di sepanjang jalur banyak ditumbuhi tanaman yang membuat gatal.
  5. Carilah info trek dan waktu yang akan dilalui sebelum mendaki agar bisa memperhitungkan waktu dari pos ke pos untuk menjaga keamanan perbekalan khususnya air.
  6. Sebaiknya camp sebelum menjelang malam karena saat malam, jalur yang benar dan jalur yang menyesatkan akan sangat membingungkan.
  7. Hindari membuang sampah sembarangan khususnya rokok di daerah savana dan pastikan api benar-benar mati karena sering terjadi kebakaran di daerah savana Gunung Argopuro.
  8. Jika ingin menghemat waktu dan tenaga, naiklah ojek sampai pintu hutan.
  9. Untuk jalur dengan trek yang tidak terlalu menghabiskan tenaga, disarankah lewat Jalur Baderan dan turun jalur Bremi, karena lewat jalur Bremi untuk menuju ke Taman Hidup saja trek sudah sangat menanjak.
Tim (Bo)Nek di Puncak Argopuro
Itinerary pendakian gunung Argopuro via Baderan:
Basecamp - Mata Air 2   : 5 jam 30 menit (ojek sampai pintu hutan)
Mata Air 2 - Cikasur  : 5 jam
Cikasur - Cisentor : 3 jam
Cisentor - Rawa Embik : 1 jam
Rawa Embik - Puncak Rengganis : 1 jam
Puncak Rengganis - Puncak Argopuro : 40 menit
Puncak Argopuro - Taman Hidup : 4 jam 40 menit
Taman Hidup - Bremi : 2 jam 30 menit

Share :

Facebook Twitter Google+

20 Responses to "Pendakian Gunung Argopuro 3.088 mdpl via Baderan - Bremi"

  1. terima kasih, catpernya membantu sekali :)

    ReplyDelete
  2. Kapan nih bisa Nanjak bareng ManusiaLembah ^_^
    Sungguh pengharapan yang Ingin Terealisasikan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehee... sangat bisa sekali :D come on.

      Delete
  3. Terima kasih atas capernya
    Harus pakai guide atau porter tidak mbak? Atau kita bisa pergi sendiri saja?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak harus.. trgntung yg menjalani enaknya gimana,, hehee

      Delete
    2. mbak, kalo naik lewat bermi dan turunnya lewat bermi juga apa bisa?

      Delete
  4. mau tanya, kalau naik lewat jalur bermi terus turunnya lewat jalur bermi juga apa boleh?

    ReplyDelete
  5. permisi mau tanya, perjalanan dari basecamp awal pendakian sampe pulang lg brp hari.? kalo binatang buas semacam macan kumbang masih banyak engga.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 4 hari normal. Banyak gak nya kurang tau gan, tapi aman2 saja kx..

      Delete
    2. bisa ikut pendakiaan ke argopuro?

      Delete
  6. mau tanya, ojek yang bisa nganter sampe cikasur itu selalu ada atau emang janjian dulu ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. selalu ada, bisa cari di basecampnya, petugas bisa bantuin nyari jg..

      Delete
  7. Klo dari basecamp langsung ke cikasur kira2 bisa ndk?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Naik ojeknya? Sperti yg sdh sy tulis bisa, tinggal koordinasi sama tukng ojek di basecamp.

      Delete

Welcome....!!!