Air Terjun Goa Luweng yang Menyejukkan Mata

Jurug Goa Luweng Blitar. Air Terjun Goa Luweng merupakan sebuah destinasi wisata baru yang ada di Blitar. Disebut  dengan air terjun Goa Luweng karena ada air terjun yang melewati goa ini hingga mengalir ke sungai di bagian bawahnya. Itu adalah keunikan dari tempat wisata yang terletak di dusun Prodo desa Ngrejo, Kec.Bakung, Kab.Blitar ini.
air terjun goa luweng
Taman Jurug Goa Luweng
Rute menuju ke lokasi air terjun Goa Luweng,  dari Blitar kota mengambil arah Kademangan menuju Kecamatan Bakung ke arah monument Trisula. Sekitar 1 km sebelum monmen Trisula ada pertigaan kecil dan ambil ke arah kanan menuju Dusun Progo lalu ikuti jalan tersebut hingga menemukan banner petunjuk menuju Goa Luweng. Jalan menuju ke lokasi cukup mudah dijangkau untuk motor maupun mobil.

Sekitar 200 meter akan tiba di lokasi parkir. Dari lokasi parkir pengunjung akan berjalan sekitar 300 meter melewati kebun tebu dan sungai untuk menuju ke air terjun Goa Luweng.

Baca : Taman Nasional Situbondo - Mengeksplore Africa Van Java
Untuk ke Goa Luweng pengunjung harus turun untuk masuk ke dalam goa yang mempunyai kedalaman sekitar 30 meter. Goa Luweng mempunyai dua pintu. Pintu pertama adalah jalan masuknya air sehingga seperti air terjun kecil yang biasa disebut dengan jurug. Sedangkan pintu ke dua adalah tempat keluarnya air dimana akan menjadi air terjun lagi hingga ke sungai di bagian bawah. Pengunjung akan masuk melalui pintu keluar untuk menikmati air terjun di dalam Goa Luweng.
air terjun goa luweng
Goa Luweng
jurug gua luweng
Jurug di Dalam Goa
Apabila turun sedikit dari Goa Luweng akan mendapatkan pemandangan air terjun yang sangat menarik karena banyak aliran sungai yang melewati bebatuan tinggi hingga akhirnya membuat gugusan air terjun yang mempesona. Untuk mencapai titik terbawah bisa menjadi ajang adventure yang menarik karena bisa turun melewati air terjun dengan berpegangan pada seutas tali yang telah dipasang. Di bawahpun juga aman untuk berenang sekedar mengusir hawa panas yang menyengat di siang hari.
air terjun goa luweng
air terjun goa luweng
Gugusan Air Terjun Mini
Untuk masuk ke Goa Luweng gunakan sandal yang anti selip dan tebal karena jalan masuk ke goa cukup licin dengan dasar gua yang runcing. Karena Goa Luweng dialiri air, lebih baik tidak mengenakan celana panjang agar tidak terlalu basah-basahan. Di sekitar lokasi masih minim penjual makanan dan minuman namun ada pemandu wisata lokal dadakan yang siap membantu wisatawan untuk mengeksplore ataupun mengamankan pengunjung wisata air terjun Goa Luweng. 

Baca :
7 Wisata Pantai di Blitar Dengan Pesona Menawan


Manisnya Berwisata di Kampung Coklat Blitar

Kampung Coklat Blitar. Coklat menjadi makanan dan minuman primadona di segala kalangan usia. Selain anak-anak dan remaja, coklat juga menjadi favorit bagi golongan tua karena selain nikmat rasa juga mengandung manfaat untuk kesehatan. Penggemar coklat?, maka Kampung Coklat merupakan  tempat yang sangat tepat. Bukan saja untuk penikmat coklat, Kampung Coklat menjadi tempat yang cocok untuk bersantai. Dengan suasana sejuk perkebunan yang sudah dipoles modern, Kampung Coklat cocok untuk menghabiskan waktu senggang.
kampung coklat  blitar
Pintu Masuk Kawasan
Kampung Coklat Blitar terletak di Jl. Banteng Blorok 18, Desa Plosorejo, Kademangan, Blitar. Dari arah Kota Blitar ke selatan, setelah melewati jembatan kademangan, ada pertigaan dengan petunjuk menuju ke lokasi sekitar 3,5 kilometer.

Sejarah Coklat Nusantara

Awal memasuki kawasan wisata Kampung Coklat, akan diperkenalkan sejarah coklat nusantara yang dibingkai rapi di dinding-dinding koridor. Disini bisa dibaca sejarah coklat nusantara dan asal usul coklat dari waktu ke waktu yang dijelaskan secara singkat.
Berikut adalah sejarah coklat nusantara yang terpajang rapi di Kampung Coklat :
  1. Tahun 1560, tanaman kakao pertama kali masuk Indonesia melalui Philipine dan tiba di Sulawesi Utara. Kakao tersebut berjenis Criollo dan dibawa oleh pelaut-pelaut Spanyol dari Venezuela.
  2. Tahun 1806 - 1880, tanaman kakao jenis Criollo mulai ditanam di pulau Jawa. Tak berselang lama, kakao jenis Forestero yang juga berasal dari Venezuela, juga diperkenalkan di Indonesia.
  3. Tahun 1888 - 1914, Dr.C.J.J Van Hall melakukan riset terhadap pohon kakao induk di perkebunan Djati Renggo dan Getas. Kedua nama kebun tersebut digunakan sebagai nama klon dengan kode DR dan G. Bersama MacGillvray  dan  Van Der Knaap, mereka banyak menuliskan literatur perkembangan kakao di Indonesia.
  4. Tahun 1938, Budidaya kakao di Indonesia mengalami perkembangan pesat. Tercatat ada 29 perkebunan kakao yang tersebar di tanah Jawa.
  5. Tahun 1973 , PT Perkebunan VI dan Balai Penelitian Perkebunan (BPP) Medan memperkenalkan kakao jenis bulk melalui seleksi dari berbagai klon tertua.
  6. Tahun 1976 , Melalui persilangan dari klon-klon ICS, Sca dan DR, BPP Jember menghasilkan bahan tanam biji hibrida. Penanaman kakao Indonesia mengalami perluasan, memasuki wilayah Riau, Medan dan Irian Jaya.
  7. Tahun 1980, produksi kakao Indonesia melonjak dari 2.000 - 3.000 ton pada tahun 1970 - 1977. Menjadi 7.000 ton pada tahun 1980. Indonesia menjadi produsen kakao terbesar ke-3 di dunia.
  8. Tahun 2011, Pemerintah mengeluarkan kebijakan pengurangan ekspor bahan mentah berupa biji kakao kering dan mendorong agar menjadi produk jadi sebelum akhirnya diekspor.

Asal Usul Coklat

Berikut adalah asal usul coklat yang tertera di Kampung Coklat :
  1. 1000 M, Asal usul coklat pertama kalinya ditemukan hampir 4.000 tahun yang lalu di Mesoamerika. Lokasi tepatnya di Amerika tidak diketahui, tapi dari bukti-bukti arkeologi, ditemukan pada keramik dengan residu dari minuman kakao di situs arkeologi peradaban Mokaya dan Olmec di sepanjang sungai Orinoco.
  2. 1000 M, 'Kakawa', kata yang digunakan oleh suku Olmec, suku yang berasal dari Meksiko yang membangun peradaban besar pertama Mesoamerika. Sepertinya pada waktu itu bangsa Olmec sudah membudidayakan pohon kakao.
  3. 100 M, Suku Maya mengadopsi kata 'kakao' dari suku Olmec. Terlihat bahwa suku Maya juga bisa membudidayakan pohon kako. Pohon kakao diambil dari hutan hujan dan ditanamnya di halaman rumah mereka dan biji kakao dihaluskan menajdi pasta. Ketika dicampur dengan air, cabai, tepung jagung dan bahan lainnya, pasta ini dibuat minuman coklat pedas berbusa.
  4. 600 M, bejana keramik yang digunakan untuk mengkonsumsi minuman coklat ditemukan dalam makam bangsawan dari suku Maya, bukti buat bahwa mengkonsumsi coklat adalah simbol status penting. 
  5. 1000 M, Orang-orang dari Amerika Tengah menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran seperi terlihat pada relief bangsa Meksiko - Keranjang berisi 8.000 biji kakao yang menggambarkan angka 8.000. Penguasaan terhadap daerah-daerah utama penghasil biji kakao menjadi tujuan utama dalam perang antar suku pada beberapa abad berikutnya.
  6. 1200 - 1500, dengan menundukkan suku Chimimeken dan Maya, suku Artez memperkuat supremasi mereka di Meksiko. Kekaisaran Aztec mengambil alih daerah penghasil kakao terkaya di Mesoamerika, Chiapas modern (meksiko, Guatemala). Suku Aztec menyebut coklat sebagai 'xocalatl' yang berarti hangat atau cairan pahit.
  7. 1502, Kontak pertama orang Eropa dengan biji kakao (pelayaran ke empat yang dilakukan oleh Christopher Colombus), namun nilainya belum disadari.
  8. 1525, Penaklukan Spanyol atas Aztec. Hernando Cortez terkejut mengetahi bahwa suku Aztec menggunakan biji kakao sebagai alat pembayaran. Hernando membuka perkebunan untuk menumbuhkan 'uang' yang ditukar dengan emas dari suku Aztec. Kemudian Spanyol memiliki monopoli utama dalam perdagangan coklat selama hampir satu abad.
  9. 1544, Delegasi Kekchi (penduduk asli) Maya dari Guatemala mengunjungi Spanyol dan bertemu Pangeran Philip. Diantara hadiah yang diberikan adalah tempat minuman coklat Maya, merupakan catatan pertama kemunculan kakao di dunia. Orang Spanyol mulai menambahkan gula tebu dan perasa seperti vanili untuk minuman kakao manis mereka.

Welcome to Kampung Coklat

Setelah menengok sejarah dan asal usul coklat, pengunjung akan masuk ke sebuah kebun yang sudah disulap menjadi tempat yang nyaman dan santai untuk nongkrong maupun menghabiskan waktu senggang. Ada ruangan tempat produksi coklat, pondok coklat, chocolate gallery, terapi ikan dan beberapa meja kursi kayu yang ada di bawah pohon coklat yang rindang.
kampung coklat
Suasana Teduh Di Bawah Pepohonan Coklat
Tempat wisata Kampung Coklat sudah dikembangkan dan menambah sarana modern yang unik. Penjemuran kakao yang dahulu dilakukan di depan gerbang masuk, kini dilakukan di belakang. Selain di bawah pohon-pohon kakao, menikmati segala produk dengan bahan dasar coklat bisa dinikmati di area lain yang tidak terganggu dengan pepohonan kakao, tepatnya di sebelah pembibitan pohon kakao, yang tetap menjadi penyejuk suasana.


agrowisata kampung coklat blitar
Kebun Bibit Coklat
Area Ngemil

Di area yang lain, ada area having fun, merupakan arena bermain anak-anak. Ada berbagai permainan yang bisa dilakukan di area yang luas ini. Adanya sarana edukasi, bermain dan bersantai, menjadikan Kampung Coklat tempat tujuan yang menarik untuk berbagai kalangan usia. Sampai saat ini pun, Kampung Coklat tetap melakukan pengembangan wisata.
Area untuk Having Fun
Untuk edukasi, Kampung Coklat Blitar menyediakan berbagai macam paket wisata edukasi dengan tarif Rp 15.000 - Rp 50.000 dimana pengunjung bisa panen biji kakao, pengolahan biji kakao, diskusi dengan pakar bubidaya dan sebagainya. Untuk pembelian tiket edukasi bisa dilakukan di lokasi pembelian tiket masuk.

Pulau Penyu Tanjung Benoa - Pulau Menawan Nusa Dua Bali

Pulau Penyu Nusa Dua Tanjung Benoa. Nusa Dua Bali, selain menjadi langganan wisatawan domestik dan luar negeri, terdapat tempat wisata yang patut dikunjungi yaitu Pulau Penyu. Penyu hijau adalah salah satu binatang langka yang dilindungi habitatnya. Pulau Penyu Tanjung Benoa Bali menjadi tempat berbagai jenis spesies penyu, unggas dan juga reptil yang dilindungi. Tempat ini juga menjadi tempat penangkaran penyu untuk dikembang biakkan.
pulau penyu tanjung benoa
Pulau Penyu
Pulau Penyu terletak di desa Tanjung Benoa, Bali.  Pulau penyu terletak sekitar 500 meter ke tengah laut dari Tanjung Benoa dan menempuh perjalanan dengan perahu boat selama kurang lebih 15 menit. Cara menuju ke Pulau Penyu ada beberapa pilihan paket yang bisa di nego di Tanjung Benoa. 1 perahu boat maksimum hanya untuk 10 orang. Di atas perahu, anda dapat menikmati pemandangan bawah laut tanpa harus menyelam dengan cara melalui kaca bening yang ada di bagian dasar perahu.
Di tempat wisata Pulau Penyu Tanjung Benoa, wisatawan dapat berinteraksi dengan binatang yang keberadaannya mulai langka seperti penyu, burung rajawali, burung kakak tua, burung elang, burung rangkok, monyet, kelelawar, ular dan iguana. 

Jika menyewa pemandu wisata di Pulau Penyu Tanjung Benoa Bali, akan akan dijelaskan seputar penangkaran penyu seperti cara memelihara penyu, penyu yang akan menetaskan telur, telur penyu yang baru menetas dan juga penyu yang sudah berumur ratusan tahun. Selain menjumpai binatang yang lain, pemandu wisata akan menemani anda untuk berfoto bersama satwa-satwa yang ada di area penangkaran Pulau Penyu Bali.
pulau penyu tanjung benoa
Penyu di Penangkaran
pulau sempu
Berinteraksi dengan Berbagai Satwa
Di Pulau Penyu Tanjung Benoa Bali dijual berbagai macam kerajinan dari bahan-bahan alami seperti kerajinan dari kulit penyu yaitu gelang, kalung dan sebagainya. Untuk wisata di Nusa Dua Bali, sebaiknya menggunakan sandal ketika berkunjung ke Pulau Penyu karena kadang beberapa bagiannya tergenang air laut ketika pasang.

Baca Juga :
Tanah Lot dengan Sunset yang Mempesona

Taman Sari - Istana Air Peninggalan Keraton Yogjakarta

Taman Sari Yogjakarta. Keraton merupakan tempat wisata di Jogja menjadi tujuan utama para wisatawan ketika berkunjung ke Jogjakarta karena menyimpan cerita sejarah Jogjakarta dengan tampilan budaya Keraton yang masih melekat. Taman Sari juga tidak lepas dari cerita sejarah Keraton Jogjakarta. Keindahan dan keunikan bangunan di Taman Sari yang dulunya merupakan taman istana Keraton, selalu menarik perhatian wisatawan dan menjadikannya sebagai salah satu wisata populer yang wajib dikunjungi ketika berwisata ke Jogja.
taman sari
Kawasan Taman Sari
Taman sari terletak di Jalan Taman, Yogyakarta. Letaknya'pun dekat dengan Keraton, hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari alun-alun utara keraton. 

Taman Sari Jogja merupakan sebuah situs bekas taman atau kebun istana Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Dulu tempat ini merupakan tempat rekreasi keluarga kerajaan sekaligus benteng pertahanan yang dibangun oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I tahun 1758-1765 dan kini menjadi tempat wisata popular di Jogjakarta.
Baca : Benteng Vredeburg Jogjakarta - Museum Unik dengan Cafe Klasik
Tempat wisata di Jogja yang mempunyai luas awal 10 hektar ini mempunyai 57 bangunan baik berupa gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, maupun danau buatan beserta pulau buatan dan lorong bawah air. Kini luas Taman Sari Jogja berkurang drastis karena beberapa kompleknya sudah dijadikan pemukiman penduduk.
taman sari
Halaman Taman Sari
Kompleks Taman Sari Jogja ada 4 bagian :
  1. Bagian pertama adalah bagian utama Taman Sari Yogyakarta pada masanya. Terdiri dari danau buatan yang disebut “Segaran” dengan bangunan yang ada di tengahnya bernama “Pulo Kenongo” beserta bangunan kecil yang disebut “Tajug” dan taman di sekitar danau. Kini danau buatan  tidak berisi air dan telah menjadi pemukiman padat yang dikenal dengan kampung Taman. Di sebelah setalan Pulo Kenongo ada pulau buatan lagi yang disebut Pulo Cemethi dan Pulo Panembung. Konon di tempat inilah Sultan bermeditasi. Di sebelah barat Pulo Kenongo terdapat bangunan berbentuk lingkaran yang disebut “Sumur Gumuling”. Bangunan berlantai 2 ini hanya bisa dimasuki melalui terowongan bawah air. Pada masanya tempat ini difungsikan sebagai masjid. Di bagian tengah bangunan yang terbuka ada empat buah jenjang naik dan bertemu di bagian tengah. Dari pertemuan keempat jenjang itu terdapat jenjang satu lagi yang menujuke lantai dua. Di bawah pertemuan empat jenjang tersebut terdapat kolam kecil yang digunakan untuk berwudhu.
  2. Kompleks kedua Taman Sari mempunyai beberapa bangunan yaitu Gedhong Gapura Hageng yang merupakan pintu gerbang utama di sebelah barat, dihiasi relief yang menggambarkan tahun awal pembangunan Taman Sari Jogja. Gedhong Lopak-lopak merupakan halaman bersegi delapan yang dulunya ada menara dua lantai yang kini hanya tersisa deretan pot bunga raksasa dan pintu yang menghubungkan dengan tempat yang lain. Umbul Pasiraman merupakan kolam pemandian bagi Sultan, istri dan putri-putrinya. Kompleks ini dikelilingi tembok yang tinggi.Dibagian utara ada bangunan yang digunakan untuk tempat berganti pakaian bagi para istri dan putri Sultan. Di bagian selatan ada menara yang digunakan Sultan untuk mengamati selir dan putrinya yang sedang mandi dibawah.Umbul Pasiraman mempunyaiy 3 buah kolam bernama Umbul Muncar, Blumbang Kuras dan Umbul Binangun yang berhiaskan air mancur berbentuk jamur. Gedhong Sekawan berupa halaman dengan empat buah bangunan sebagai tempat istirahat Sultan, Gedhong Gapura Panggung merupakan gerbang masuk utama pengunjung untuk masuk kompleks dan terletak di bagian timur. Bangunan bertingkat 2 ini mempunyai relief ular di dindingnya. Gedhong Temanten merupakan tempat penjagaan keamanan.
  3. taman sari
    Kolam Pemandian
  4. Bagian ke tiga yang merupakan Kompleks Pasarean Dalem Ledok Sari dan Kompleks kolam Garjitawati kini tidak meninggalkan bekas yang dapat dilihat.
  5. Bagian ke empat juga merupakan bagian taman sari yang tidak tersisa kecuali bekas jembatan gantung dan sisa dermaga. Bekas jembatan masih disa dilihat walaupun jembatannya sudah lenyap.

taman sari jogja
Ukiran Tembok Taman Sari Yogyakarta
taman sari yogya
Sumur Gumuling
Tiket masuk ke tempat wisata Taman Sari Yogyakarta Rp.3.000 untuk wisatawan lokal dengan jam buka pukul 08.00 – 14.00. Anda akan menemui beberapa orang yang menawarkan jasa pemandu untuk wisata Taman Sari Yogyakarta ini karena untuk menuju ke bagian-bagiannya harus melewati pemukiman penduduk yang cukup membingungkan. Kadang mereka memandu tanpa diminta untuk menjelaskan sejarah mengenai ruangan-ruangan yang ada di Taman Sari Yogyakarta. Untuk pemandu ini mereka tidak mematok tarif dalam jumlah tertentu.

Keindahan arsitektur yang kuno membuat Taman Sari Jogja sangat mempesona. Tak jarang tempat wisata di Jogja ini digunakan untuk foto prewedding. Pesona air yang bagus berpadu dengan tembok bergaya Eropa, Hindu, Jawa dan China menjadikan Taman Sari Jogja sebuah wisata sejarah yang patut untuk dikunjungi ketika berkunjung ke Yogyakarta.

Baca Juga : 
Pantai Parangtritis - Aura Mistis dengan Sunset Romantis

Pendakian Gunung Sindoro 3.136 mdpl via Kledung

Pendakian Gunung Sindoro via Kledung. Gunung Sindoro, biasa disebut Sindara atau Sundoro merupakan gunung volcano aktif berbentuk kerucut dengan tipe Strato. Selain memiliki kawah aktif pada puncaknya, Gunung berketinggian 3.136 mdpl ini memiliki ladang edelweis yang cukup memanjakan mata para pendaki. Gunung Sindoro berdampingan dengan Gunung Sumbing yang dipisahkan oleh jalan raya lintas kota, sehingga tidak dibutuhkan jarak yang jauh untuk mendaki kedua gunung tersebut.
gunung sindoro
Gunung Sindoro
Gunung Sindoro terletak di batas Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Ada beberapa jalur untuk pendakian yaitu :
  1. Jalur pendakian via Kledung
  2. Jalur pendakian via Sigedang - Tambi
  3. Jalur pendakian via Sibajak - Temanggung
  4. Jalur pendakian via Jlumprit - Dusun Katekan
Jalur pendakian via Kledung adalah jalur yang umum digunakan karena akses yang mudah. Untuk mencapai desa kledung, dari Semarang naik bus ke jurusan Wonosobo. Perjalanan sekitar 3 jam untuk mencapai basecamp yang terletak tepat di seberang jalan raya. 

Basecamp berupa aula luas yang bisa digunakan sebagai tempat istirahat sebelum atau sesudah pendakian. Ada beberapa penjual makanan, tukang ojek dan toko di sekitar basecamp. Kamar mandi juga tersedia di dekat area parkir yang ada di depan aula.

Basecamp - Pos 1

Jalur pendakian Gunung Sindoro menuju ke pos 1, akan melewati ladang penduduk. Jika berjalan kaki akan membutuhkan waktu sekitar 45 menit hingga 1 jam dengan jalan makadam yang rapi. Setelah melewati batas ladang penduduk dengan hutan akan sampai di Watu Gede. 
jalur pendakian gunung sindoro via kledung
Melewati Ladang Penduduk
Pos 1 berada di ketinggian 1.900 mdpl dan terdapat sebuah shelter. Pos 1 bisa disebut juga sebagai pintu masuk hutan. Siapkan tenaga dengan baik sebelum melanjutkan pendakian.


Pos 1 - Pos 2

Jalur pendakian Gunung Sindoro dilanjutkan dengan dilanjutkan dengan rute jalan landai berupa tanah padat yang lama kelamaan semakin menanjak konstan, tapi masih dalam batas wajar. Pos 2 berada di ketinggian 2.120 mdpl. Berupa area landai yang cukup luas dengan sebuah shelter
jalur pendakian gunung sindoro via kledung
Tim "Unyeng-Unyeng" Pendakian Sindoro di Pos 2



Pos 2 - Pos 3

Jalur pendakian dari Pos 2 ke Pos 3 berupa trek menanjak berupa tanah padat bercampur bebatuan. Jarak antara Pos 2 dan Pos 3 lumayan jauh, dengan trek menanjak berbatu, akan sangat menguras tenaga. Mendekati pos 3 pendakian Gunung Sindoro, jalur semakin menanjak dengan trek full bebatuan besar.
jalur pendakian gunung Sindoro
Jalur Pos 1-Pos 2 versus Jalur Pos 2-Pos 3
Posberada di ketinggian 2.530 mdpl. Disini adalah tempat paling strategis, luas dan menjadi favorit para pendaki untuk mendirikan tenda, meski kadang ada gangguan babi hutan. Sebenarnya bisa naik lagi hingga ke hutan lamtoro untuk membangun tenda. Kadang ada beberapa tenda dibangun di sisi-sisi sepanjang jalur pendakian ke hutan lamtoro


Pos 3 - Pos 4


Dari Pos 3 menuju ke puncak Gunung Sindoro jalannya masih akan tetap berupa trek menanjak dan  berbatu. Setelah melewati hutan lamtoro yang cukup panjang akan tiba di pos 4 yaitu Batu Tatah, disini pemandangan sangat indah terlebih ketika sunrise. You must stop here to see the sunrise and enjoy the mist. Gunung Sumbing yang bersebelahan tampak berdiri dengan gagah menemani sinar mentari yang muncul perlahan. 
 

Pos 4 - Puncak

Selepas Watu Tatah, trek tetap terbuka dan terus menanjak hingga tiba di dataran landai Padang Edelweis. Padang edelweis berupa rerumputan tinggi, cantigi dan pepohonan edelweis yang tumbuh terhampar dengan subur.  Padang edelweis akan menjadi pemandangan indah yang menyambut sebelum sampai di puncak.
padang edelweis gunung sindoro
Padang Edelweis

Puncak Gunung Sindoro merupakan dataran di bibir kawah. Disebelah timurnya terdapat dua kawah kembar seluas 210 x 150 meter dan dibatasi dinding kawah yang mengitarinya. Jika bosan diam di bibir kawah, berjalan memutari bibir kawah Gunung Sindoro juga menarik, tapi tetap perhatikan arah gas belerangGunung Sumbing yang meruncing tetap menjadi pemandangan utama ketika sampai di Puncak Gunung Sindoro.
puncak gunung sindoro
Kawah Gunung Sindoro
puncak gunung sindoro
Puncak (Dinding Kawah) Gunung Sindoro

Tips Pendakian Gunung Sindoro via Kledung :
  1. Untuk menghemat tenaga dan waktu, lebih efisien menggunakan jasa ojek hingga ke Pos 1.
  2. Persiapkan logistik dengan baik terutama air, karena tidak ada sumber air. 
  3. Waspadai kemunculan babi hutan di area Pos 3. Pakailah beberapa Tips Mencegah Gangguan Babi Hutan di Alam Bebas.
  4. Tempat camp strategis ada di Pos 3. Jika tempat camp penuh, bisa camp di hutan lamtoro atau di tempat landai di sisi jalur pendakian ke Pos 4, itu juga kalau masih belum penuh.
  5. Pakailah masker di Puncak Gunung Sindoro untuk menahan bau belerang dari kawah aktif. 

Itinerary pendakian Gunung Sindoro via Kledung:

Basecamp – Pos 1 : 1 jam
Pos 1 – Pos 2 : 1,5 jam
Pos 2 – Pos 3 : 2 jam
Pos 3 – Pos 4 : 2 jam
Pos 4 – Puncak : 2 jam

Baca : 
Pendakian Gunung Pangrango 3.019 mdpl via Cibodas
Pendakian Gunung Penanggungan 1.653 mdpl via Jolotundo

Air Terjun Madakaripura yang Mempesona

Air Terjun Madakaripura. Selain pemandangan lautan pasir dan awan Gunung Bromo, ada sebuah air terjun di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, bernama air terjun Madakaripura. Di tempat ini konon patih Gajah Mada menghilang secara fisik dan spiritual atau moksa dari muka bumi, untuk itulah terdapat patung Gajah Mada di kawasan wisata ini. Air terjun Madakaripura merupakan salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi bila berpergian ke Probolinggo.
air terjun madakaripura
Air Terjun Madakaripura
Terletak di Kecamatan Lumbang, Probolinggo, rute menuju air terjun Madakaripura bisa dicapai dari Malang atau Probolinggo. Arah nya sama dengan rute wisata ke Gunung Bromo  dan ada petunjuk untuk menuju ke lokasi air terjun ketika hendak ke arah Gunung Bromo. Bisa juga menaiki bus ke arah Tongas lalu sesampainya di pertigaan Tongas, harus melanjutkan perjalanan dengan angkot.

Sampai di lokasi air terjun pengunjung akan disambut dengan patung Gajah Mada yang sedang bertapa. Warung makan banyak berjajar di sekitar lokasi parkir untuk mengisi tenaga sebelum berjalan menuju lokasi air terjun Madakaripura.
patung gajah mada air terjun madakaripura
Patung Gajah Mada
Perjalanan menuju air terjun Madakaripura akan disuguhi pemandangan alam yang memanjakan mata. Pengunjung akan turun untuk menyeberangi sungai yang penuh bebatuan dan melalui jalan setapak yang rapi sebelum menyeberang sungai lagi untuk berpindah jalur. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 20 menit di antara pepohonan perbukitan.

Air terjun Madakaripura membentuk ceruk yang dikelilingi bukit-bukit yang meneteskan air pada seluruh tebingnya seperti hujan. Bahkan ada yang mengucur deras membentuk air terjun lagi. Ketika akan sampai di air terjun, banyak yang akan menawarakan sewa jas hujan dan payung karena untuk melintasi jalur menuju air terjun utama,pengunjung akan melewati derasnya air terjun lain dari atas tebing. Pengunjung akan melewati sungai dari aliran air terjun dan ketika sampai di air terjun utama, kelelahan akan terbayar dengan cantiknya pemandangan air terjun Madakaripura.
jalur air terjun madakaripura
Jalur Sungai Berbatu
air terjun madakaripura
Air Terjun Utama

Air terjun utama berdiri melingkar, sehingga pengunjung akan seperti ada di dalam botol. Siraman air terjun lain berada di antara tebing-tebing hijau yang menjulang seakan-akan membentuk tirai di seluruh bidang tebingnya.

Dengan ketinggian 200 meter, air terjun Madakaripura merupakan air terjun tertinggi di pulau Jawa dan tertinggi ke-2 di Indonesia. Selain itu air terjun Madakaripura merupakan air terjun abadi karena memiliki aliran air yang tidak pernah berhenti mesti di musim kemarau.

Menurut penduduk sekitar yang beragama Hindu, air terjun Madakaripura masih dianggap sebagai air suci. Penduduk tengger menggunakan air terjun untuk prosesi upacara Mendhak Tirta yang dilakukan tiap tahun.

Beberapa tips untuk berwisata ke air terjun Madakaripura :
  1. Untuk perkir sepeda motor sebaiknyabilang pada tukang parkir untuk tidak mencuci motor. Tukang parkir akan mencuci motor tanpa persetujuan dan akan menarik biaya ketika pulang
  2. Jika ada penduduk yang menawarkan ongkos pemandu, buatlah kesepakatan untuk ongkos’nya.
  3. Gunakan alas kaki yang nyaman seperti sandal karena perjalanan menuju air terjun Madakaripura akan melintasi sungai bebatuan.
  4. Bawalah baju ganti untuk berjaga-jaga karena cipratan air terjun yang deras tak segan-segan membuat pengunjung basah kuyup
  5. Bawa juga jas hujan atau payung sendiri agar tidak perlu menyewa di sekitar lokasi kecuali memang ingin basah kuyup ria.
  6. Lebih baik tidak berkunjung ketika musim hujan karena daerah ini rawan longsor.