Pulau Sempu dan Segara Anakan yang Mempesona

Pulau Sempu MalangPulau Sempu merupakan salah satu tempat wisata di Malang yang sangat terkenal. Merupakan sebuah pulau terpencil dengan keindahan yang memukau. Laguna Segara Anakan menjadi daya tarik pulau kecil dengan luas 877 Ha ini. Laguna dengan luas sekitar 4 Ha merupakan tempat menawan  yang tersembunyi jauh di lingkar hutan tropis yang lebat. Pasir putih yang bertemu dengan birunya air yang tenang dan terpisah dari lautan lepas menjadikan Pulau Sempu tempat cocok untuk menghabiskan waktu liburan di Malang.
segara anakan
Pulau Sempu
Wisata Pulau Sempu terletak di selatan Pantai Sendang Biru. Lokasinya berada di pantai selatan Kabupaten Malang tepatnya di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pulau yang ditumbuhi pepohonan tropis adalah cagar alam  yang dikelola oleh Balai Konvervasi Sumber Daya Alam Jawa Timur. Akses jalan menuju lokasi cukup mudah dengan jalan yang sudah beraspal dengan papan petunjuk yang jelas. Sendang Biru sendiri merupakan dermaga untuk menuju ke Pulau Sempu.
pulau sempu
Dermaga Pantai Sendang Biru
Cara menuju ke Pulau Sempu, wisatawan diwajibkan menyewa perahu dengan tarif kurang lebih Rp.100.000-Rp.200.000. Perahu bisa menampung sekitar 10 orang. Jika belum pernah ke Segara Anakan, disediakan jasa guide dengan tarif sekitar Rp.200.000. Karena tidak jauh dari Pantai Sendang Biru, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit untuk sampai di Pulau Sempu. 

Untuk menikmati wisata Pulau Sempu Malang, anda bisa hanya mengelilingi sekitar pulau atau berhenti di garis pantai Pulau Sempu. Jika ingin ke Segara Anakan, perahu akan menuju ke Teluk Semut (Ant Bay).
Melintasi Hutan Tropis
Hutan Tropis Pulau Sempu
Perjalanan menuju ke wisata Laguna Segara Anakan Pulau Sempu adalah sebuah petualangan yang harus dialami wisatawan karena selepas dari Teluk Semut, perjalanan dilanjutkan dengan trekking kurang lebih selama 2 jam menembus lebatnya hutan dengan jalan curam, terjal dan berlumpur. Meski jalur agak sulit dan melelahkan, semua akan terbayar ketika sampai di Laguna tersembunyi yang sangat cantik dan bisa disebut sebagai primadona Pulau Sempu.

Lokasi camp di Pulau Sempu Malang cukup menarik. Wisatawan dalam dan luar negeri tak segan menghabiskan waktu wisata di sekitar Segara Anakan selama semalam lalu akan dijemput esok harinya oleh nelayan sesuai kesepakatan.
segara anakan
Laguna Segara Anakan
Karena sebuah cagar alam, berbagai vegetasi tumbuhan tropis ada di Pulau Sempu diantaranya waru laut, pandan, mangrove, dan sebagainya. Selain itu Pulau Sempu juga menjadi rumah bagi satwa liar seperti kera abu-abu yang tak jarang ditemukan di sekitar pantai. Selain itu ada babi hutan, kijang, rusa ditambah satwa laut seperti udang, kepiting, ikan belodok dan lain sebagainya.
Jika tidak sempat menjelajah Pulau Sempu ada fasilitas penginapan di sekitar Pantai Sendang Biru. Selain itu ada mushola, warung dan juga nelayan yang menjual hasil tangkapan ikan.

Berikut tips ketika mengunjungi Pulau Sempu :
  1. Jika tidak ingin menyewa sepatu untuk trekking, gunakan santal yang anti selip karena trek yang berlumpur.
  2. Jangan lupa membuat kesepakatan dengan nelayan perahu untuk waktu penjemputan.
  3. Jika tidak ingin bermalam di Pulau Sempu, lebih baik sampai di Pantai Sendang Biru pagi hari agar waktu untuk menjelajah Pulau Sempu tidak sedikit. Dikarenakan juga jika terlalu sore, nelayan enggan mengantar ke Teluk Semut.
  4. Bawalah bekal yang cukup sepanjang perjalanan ke Laguna Segara Anakan karena cukup melelahkan.
  5. Karena merupakan Cagar Alam, janganlah membuang sampah atau mengotori wilayah wisata Pulau Sempu Malang.
Baca Juga :


Pantai Umbul Waru – Pantai Selatan Berhias Air Terjun

Pantai Umbul Waru Blitar. Pantai disertai air terjun merupakan wisata yang jarang ditemui sehinggu sangat unik untuk disinggahi. Selain Malang dan Pacitan, ada sebuah pantai dengan air terjun yang cukup menarik untuk dikunjungi khususnya bagi para petualang. Bernama Pantai Umbul Waru yang mungkin masih terdengar asing, ini adalah salah satu destinasi Wisata Pantai di Blitar yang wajib dikunjungi.
pemandangan pantai umbul waru blitar
Pantai Umbul Waru
Pantai Umbul Waru terletak di desa Sidomulyo, Kecamatan Bakung, Kabupaten Blitar. Pantai ini tidak seluas Pantai Pangi maupun Tambakrejo. Namun keindahannya yang masih sangat alami, membuat pengunjung akan betah menikmati pemandangan disini.

Rute ke Pantai Umbul Waru bisa melalui monumen Trisula, ikuti arah ke wisata Air Terjun Tirto Galuh hingga melewati jembatan. Ketika sampai di pertigaan yang jika lurus ke Pantai Pasur, maka belok lah kiri dan ikuti jalan sampai ada pos kampling di kanan jalan. Pos kampling terletak tak jauh sebelum balai desa. Dari pos kampling belok kanan dan ikuti jalan utama.
Jalan menuju ke pantai Umbul Waru berupa bebatuan terjal yang akan mengantar sampai ke pantai. Setelah melewati jalan bebatuan hingga masuk ke kebun tebu, beloklah ke kiri ketika ada pertigaan utama dan ikuti jalan utama sempit yang masih berupa bebatuan dan jangan ragu untuk bertanya pada petani sekitar agar tidak tersesat karena akses yang masih cukup sulit.

Motor bisa diparkir di sebuah gubuk sebelum berjalan melewati kebun tebu. Untuk ke bagian atas air terjun, akan melewati sungai kecil. Sampainya di atas air terjun, tampak luasnya pantai selatan dan juga garis pantai Umbul Waru dari bawah. Untuk menuju ke pantai, harus berjalan kembali kemudian ke kanan melintasi kebun tebu lagi dan tracking menuruni tebing.
Pemandangan dari Atas Tebing
Dibatasi oleh tebing karang, Pantai Umbul Waru tidak bisa dinikmati ketika laut sedang pasang karena ombak di pantai Umbul Waru benar-benar besar. Pantai ini berpasir putih kecoklatan dan sangat bersih. Pantai yang tidak terlalu luas akan membuat puas siapapun yang datang karena indahnya pemandangan laut lepas disertai suara guyuran air terjun dari tebing di sisi kanan sangatlah memukau.
Sisi Kiri Pantai Umbul Waru
Menantang Ombak di Bawah Air Terjun
Kegiatan canyoning atau menyusuri air terjun pantai Umbul Waru bisa dilakukan bagi penggemar penantang adrenalin. Untuk Canyoning, Perlengkapan Panjat Tebing memang harus membawa sendiri.

Pantai Umbul Waru masih minim fasilitas, transportasi dan keadaan pantai masih sangat alami dan bersih, untuk itu diharuskan menjaga kebersihan di sekitar Wisata Pantai di Blitar ini.
Garis Pantai Berlatar Belakang Air Terjun

Tips Berwisata ke Pantai Umbul Waru :
  1. Akses menuju ke Pantai tidak bisa dilalui dengan mobil. Lebih baik menggunakan motor namun bukan matic karena jalur yang dilalui full bebatuan dengan tanjakan cukup tinggi.
  2. Bertanyalah pada warga atau petani sekitar agar tidak tersesat.
  3. Gunakan sandal anti selip ketika mengunjungi lokasi.
  4. Berhati-hatilah agar tidak terpeleset saat di atas air terjun yang berketinggian sekitar 30 meter karena tidak ada pengaman apapun.
  5. Jika air laut sedang pasang jangan memaksakan untuk melihat air terjun dari bawah karena ombak di pantai Umbul Waru benar-benar sangat besar.
  6. Lokasi parkir di tengah perkebunan yang masih sepi tanpa penjaga cukup rawan,lengkapi perlindungan keamanan motor atau jangan terlalu lama di area pantai.
  7. Bawalah perbekalan sendiri karena di lokasi tidak ada yang menjual makanan dan minuman.

Kesejukan Air Terjun Dolo di Lereng Gunung Willis

Air Terjun Dolo di Lereng Gunung Willis. Air terjun Dolo pasti tidak asing di telinga masyarakat Jawa Timur khususnya di daerah Kediri. Air terjun Dolo adalah salah satu wisata air terjun di Kediri yang terkenal dengan pesona indah mulai dari perjalanan hingga ke lokasi, ditambah udara sekitar yang sejuk karena berada di bagian timur lereng Gunung Willis tidak pernah sepi akan pengunjung. 
air terjun Dolo
Air Terjun Dolo
Air terjun berketinggian 1.800 mdpl ini terletak di Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Kediri, Jawa Timur. Rute menuju air terjun Dolo dapat ditempuh 2 jam dari Pare atau dari pusat kota menuju ke arah barat melalui Pohsarang, Kecamatan Semen menuju Besuki. Selanjutnya melewati Desa Selopanggung sebelum sampai di pintu gerbang kawasan wisata Besuki. Jalan menuju ke lokasi berliku-liku menanjak dengan pemandangan alam pegunungan dan indah.

Berada 1.800 mdpl membuat wisata ini cukup terjaga dari kebisingan dan polusi pusat kota. Lokasi yang berada di tengah kawasan hutan pegunungan menambah sejuk kawasan air terjun. Setelah sampai di tempat parkir yang luas, perjalanan menuju air terjun Dolo dilanjutkan dengan jalan kaki. Pengunjung diharuskan menuruni ratusan anak tangga yang berjarak kurang lebih 1 kilometer yang cukup menguras tenaga. 
Baca : Pendakian Gunung Willis via Kediri
Sepanjang perjalanan menyusuri tangga sampai ke lokasi, pengunjung akan disuguhi pemandangan hutan yang masih alami, suara hewan alam kadang terdengar bercampur dengan gemericik air terjun yang semakin mengundang. Namun pengunjung tidak perlu kuatir, ada beberapa gasebo yang menjual makanan dan minuman di lintasan tangga-tangga tersebut untuk beristirahat jika  kelelahan.
rute menuju air terjun dolo
Tangga yang Membelah Hutan
air terjun Dolo Kediri
Air Terjun Dolo di Tengah Hutan Pegunungan
Sesampainya di bawah, tepatnya di lokasi Air Terjun Dolo ,pengunjung akan dimanjakan dengan suara gemericik air terjun yang tumpahan airnya menjadi 3 bagian dimana yang paling tinggi sekitar 90 meter dan dibawahnya 2-5 meter.

Untuk mengunjungi wisata air terjun Dolo lebih baik perhatikan cuaca, karena disaat musim penghujan, udara akan semakin dingin dan jalan menuju lokasi cukup licin. Jika sampai di lokasi air terjun dan cuaca hujan, akan menyulitkan pengunjung saat melintasi  tangga-tangga tersebut.

Beberapa fasilitas sudah ada di lokasi wisata Air Terjun Dolo seperti warung makan, mushala,camping ground, beberapa villa yang tidak jauh dari lokasi dan tempat olah raga seperti lari pagi dan mendaki. Jalur ke Air Terjun Dolo juga merupakan jalur pendakian ke Gunung Willis.

Pulau Tabuhan - Keelokan Pulau Kecil Banyuwangi

Pulau Tabuhan Banyuwangi. Wisata Pulau Tabuhan mungkin terdengar asing di telinga. Pulau ini masih sangat alami meskipun banyak wisatawan asing yang berkunjung kesini untuk olah raga air. Pulau seluas kurang lebih 50 Hektar ini terletak di sebelah utara Banyuwangi tepatnya di utara desa Bangsring kecamatan Wongsorejo. Pulau yang sepi dan tenang menjadikannya sebagai tempat wisata menarik di Banyuwangi yang perlu dikunjungi.
Pulau Tabuhan
Cara menuju Pulau Tabuhan, bisa dari desa Bangsring atau pantai watu dodol Banyuwangi. Biasanya para wisatawan mengunjungi Pulau Tabuhan sekaligus Pulau Menjangan Bali yang memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan speed boat.  Menyewa perahu bisa muat 7 – 10 orang dengan biaya kurang lebih 300-500 ribu.
Papan Nama Pulau Tabuhan
Tiba di Pulau Tabuhan Banyuwangi seakan-akan berada di pulau terpencil. Suasana sunyi dan keadaannya yang sangat alami menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan untuk menyepi.

Pasir pantai pulau Tabuhan Banyuwangi bercampur dengan kerang-kerang kecil sehingga disarankan untuk memakai sandal ketika mengelilingi pulau ini. Berjalan santai mengelilingi pulau Tabuhan diperlukan waktu sekitar 1 jam. Dengan ombak nyaris tidak ada akan membuat perjalanan sunyi tampak begitu menyejukkan. 
Suasana Pantai Pasir Putih
Wisatawan juga bisa snorkeling disini selain di pulau Menjangan. Untuk camp sebaiknya membawa kebutuhan dan peralatan yang lengkap karena setelah mengantar, perahu akan  menjemput keesokan harinya.

Baca Juga : 
Teluk Ijo - Surga Tersembunyi Banyuwangi
Pesona Kawah Ijen dan Fenomena Api Biru

Pendakian Gunung Sumbing 3.371 mdpl via Garung Jalur Lama

Pendakian Gunung Sumbing via Garung Jalur Lama. Gunung Sumbing merupakan gunung api dengan tinggi 3.371 mdpl yang terletak di tiga kabupaten Jawa Tengah yaitu kabupaten Magelang, Temanggung dan Wonosobo. Gunung Sindoro bersandingan dengan Gunung Sumbing dan celah antara gunung tersebut dilalui oleh jalan provinsi yang menghubungkan kota Temanggung dan Wonosobo. Bersebelahan dengan bentuk gunung yang nyaris sama, trek yang ditawarkan juga tidak jauh beda, serta pemandangan alam yang indah bisa dinikmati sembari saling melihat salah satu dari gunung tersebut dari kejauhan, dan inilah sensasi yang dicari-cari para pendaki.
Gunung Sindoro
Gunung Sumbing
Pendakian Gunung Sumbing melalui Desa Garung mudah ditempuh dengan transportasi bus kota. Untuk ke basecamp Gunung Sumbing via Garung, bisa naik bus tujuan Wonosobo dan berhenti di pos pendakian Garung. Kemudian tinggal berjalan masuk sekitar 1 kilometer. 

Jalur pendakian Gunung Sumbing via Garung merupakan jalur pendakian favorit bagi para pendaki karena mudah diakses. Ada beberapa rute pendakian yang lain yaitu :
  1. Jalur Cepit Parakan
  2. Jalur Bogowongso
  3. Jalur Desa Garung
  4. Jalur Kaliangkrik
  5. Jalur Banaran
Basecamp pendakian Gunung Sumbing via Garung merupakan tempat singgah para pendaki maupun tukang ojek. Kebutuhan logistik bisa dipersiapkan di sekitar basecamp yang sudah terdapat beberapa warung. Untuk menuju ke Pos 1 bisa memilih berjalan kaki ataupun menyewa jasa ojek.
 

Basecamp - Pos 1

Jalur pendakian Gunung Sumbing dari basecamp hingga ke pos 1 awalnya jalanan aspal mulus sebelum berubah menjadi jalan makadam menanjak panjang di tepi perkebunan penduduk. Perjalanan ke Pos 1 akan sangat melelahkan, terlebih jika matahari sedang terik.

Pos 1 – Malim, berupa batas antara perkebunan dan pintu masuk hutan. Ada sebuah warung yang menjual makanan ringan dan minuman. Di area luas yang teduh ini sangat cocok untuk beristirahat panjang sebelum memulai pendakian memasuki hutan. Di pos 1 juga tempat parkir bagi tukang ojek yang membuka jasa ojek kembali ke basecamp. But don't give up and go back to basecamp.
pos 1
Pos 1 - Malim

Pos 1 - Pos 2

Pendakian dari pos 1 ke pos 2,  jalan berupa tanah padat dan cukup menanjak, hanya ada beberapa tempat landai untuk melepas lelah. Banyak percabangan untuk menuju ke pos 2 tapi masih tetap satu jalur. 
Jalur Pendakian Gunung Sumbing via Garung
Trek Pendakian Menuju Pos 2
Pos 2 - Genus, berada di jalur pendakian, tidak rata dan tentunya tidak luas. Pos 2 cocok untuk sekedar beristirahat, melepas lelah dan membuka sedikit perbekalan.
pos 2
Pos 2 - Genus

Pos 2 - Pos 3

Pendakian Gunung Sumbing dari pos 2 ke pos 3, trek semakin menanjak dengan tingkat kecuraman tinggi. Disarankan untuk berhati-hati terlebih jika musim hujan karena sangat licin dan cukup berbahaya. Bisa dibilang tanjakan ke Pos 3 adalah tanjakan terakhir yang paling curam sebelum lokasi camp yang nyaman. Just think this is a final challenge.

Pos 3 - Seduplak Roto, tepat berada di puncak tanjakan dengan area yang lumayan landai dan teduh, sangat strategis untuk menghelas nafas panjang sebelum melanjutkan pendakian


Pos 3 - Pestan

Pendakian dari Pos 3 ke Pestan, tidak membutuhkan waktu lama. Pestan merupakan dataran landai dan luas yang bisa menampung puluhan tenda. Meski tidak ada pepohonan yang bisa melindungi tenda dari badai, Pestan merupakan tempat camp favorit pendaki karena satu-satunya tempat landai yang luas. Di bagian bawah Pestan, ada area landai, luas dengan beberapa pepohonan yang lebih aman untuk camp.
pestan
Pestan di Bagian Bawah

Pestan - Watu Kotak

Selepas Pestan, menuju ke puncak Gunung Sumbing, pendakian akan melewati Pasar Watu yang berupa bebatuan besar dengan trek yang terus menanjak. Pemandangan di sepanjang jalur sangat indah jika ditempuh pagi hari. Gunung Sindoro akan selalu nampak jelas di belakang dengan gagahnya, sajian tetap ketika melakukan pendakian ke puncak Gunung Sumbing. Mount Sindoro called you..

Ada sedikit tanah datar yang bisa digunakan untuk membuat 1 – 2 tenda di pasar watu. Selepas Pasar Watu, akan berlanjut di pos Watu Kotak yang pendakiannya semakin menanjak dengan trek full bebatuan besar dan terjal. Beberapa pendaki biasanya mendirikan tenda di pos terakhir ini sebelum summit ke puncak. Namun, lahan untuk mendirikan tenda di Watu Kotak sangat terbatas.
Lereng gunung sumbing
Pemandangan di Lereng Sumbing
pemandangan gunung sumbing
Pemandangan dari Watu Kotak

Watu Kotak - Puncak Gunung Sumbing

Dari Watu Kotak ke puncak Gunung Sumbing masih didominasi batu-batu besar yang masih menanjak and this is really hikking !. Sebelum ke puncak buntu, ada pertigaan dimana jika lurus akan ke Puncak Buntu dan bila belok kanan menuju Puncak Kawah dan Puncak Rajawali. Puncak Kawah lebih tinggi dari Puncak Buntu meskipun bukan puncak tertinggi. Jika ingin ke Puncak Kawah, harus melipir tebing kecil yang cukup ekstrim. Sedangkan untuk menuju ke Puncak Rajawali, harus turun dan kemudian kembali menanjak dengan kemiringan curam.
kawah gunung sumbing
Kawah Gunung Sumbing

Tips Pendakian Gunung Sumbing via Garung Jalur Lama :
  1. Untuk menghemat waktu dan tenaga, lebih efisien menggunakan ojek ke Pos 1.
  2. Persiapkan logistik dengan baik terutama air karena tidak ada sumber air di sepanjang jalur pendakian. Air terakhir ada di Pos 1, di warung.
  3. Berhati-hatilah di tanjakan terakhir menuju Pos 3 karena sangat curam dan licin ketika musim hujan.
  4. Lokasi camp yang strategis untuk summit adalah di Pestan yang di bagian bawah. Tempat yang luas dan adanya beberapa pepohonan bisa melindungi tenda dari angin kencang.
  5. Jangan ambil resiko untuk camp di Watu Kotak karena jika tidak mendapat tempat camp karena full, akan benar-benar tidak ada tempat camp kecuali kembali ke Pestan.
kawah gunung sumbing
"Tim Korban" di Puncak Gunung Sumbing

Itinerary pendakian Gunung Sumbing via Garung jalur lama:
Basecamp – Pos 1 : 1 jam
Pos 1 – Pos 2 : 50 menit
Pos 2 – Pos 3 : 1 jam
Pos 3 – Pestan : 30 menit
Pestan – Pasar Watu : 90 menit
Pasar Watu – Watu Kotak : 2 jam
Watu Kotak – Puncak Buntu – Puncak Kawah : 1 jam
Puncak Kawah - Puncak Rajawali : 20 menit

Baca Juga : 
7 Tips Menghindari Kelelahan Saat Mendaki Gunung
Pendakian Gunung Ciremai via Linggarjati

Berburu Belimbing Unggul di Agrowisata Belimbing Karangsari - Blitar

Agrowisata Belimbing Karangsari - Blitar. Anda penikmat buah-buahan?, anda gemar buah Belimbing?. Sudah banyak tempat wisata yang ada di Kota Blitar mulai dari agrowisata, wisata alam hingga wisata sejarah. Selain Agrowisata Kampung Coklat, kota Blitar masih menyimpan objek wisata berbasis pertanian yaitu Perkebunan Belimbing. Hal ini pula yang menjadikan Kota Patria sebagai penghasil tanaman buah manis asam ini yang paling digemari.
blimbing karangsari blitar
Belimbing Yang Masih Muda
Perkebunan Belimbing ini terletak di Karangsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Perkebunan seluas 5 Ha dan berdiri di sebuah tanah yang sudah dikembangkan sejak tahun 2008. Belimbing yang ada disini berbeda dengan belimbing pada umumnya. 

Belimbing Karangsari memiliki keistimewaan yaitu ukuran yang lebih besar dari belimbing biasa, warna kuning kemerahan yang mencolok dan rasa yang dominan manis. Penanganan pasca panen seperti pembrongsongan buah di pohon, pembersihan buah, sortasi, grading dan pengemasan telah memberikan nilai tambah dari Belimbing Karangsari.
belimbing blitar
Kawasan Masuk Agrowisata
Pengembangbiakan dilakukan dengan menagkar benih yang berasal dari tanaman yang sudah berusia lebih dari 6 tahun kemudian dikecambah dan ditanam dalam polibag untuk diokulasi dengan pengambilan mata temple dari pohon induk untuk ditempel di bibit tersebut setelah berumus setahun.  Melalui perkembang biakan ini, keunggulan Belimbing dari pohon induk tidak mengalami perubahan.
belimbing blitar
Diantara Belimbing Yang Dibrongsong
Tanaman Belimbing menjadi tanaman wajib oleh setiap warga di sekitar Karangsari, tak heran jika akan menemui pohon Belimbing di setiap rumah jika melewati kawasan Karangsari. Setiap pohon rata-rata menghasilkan lebih dari 0,5 kwintal tiap periode berbuah yaitu selama empat kali dalam setahun. 

Gedung pabrik pengolahan sari buah belimbing ada di depan perkebunan. Selain dijual kemasan per kilogram, buah belimbing juga diolah menjadi dodol, sari buah, manisan, sirup dan juga keripik belimbing.

Welcome....!!!