Suasana Romantis dan Aura Mistis Telaga Rambut Monte

Wisata Telaga Rambut Monte Blitar. Telaga Rambut Monte merupakan salah satu tempat wisata di Blitar yang cukup populer. Telaga indah yang berada di sekitar perkebunan teh ini menyimpan banyak hal unik. Tidak hanya tempat untuk sekedar refreshing, Telaga Rambut Monte menyimpan cerita sejarah dan legenda yang sangat menarik. Dengan adanya Candi Rambut Monte yang berdiri di rimbunnya pohon-pohon tinggi yang menaungi tempat wisata tersebut, Telaga Rambut Monte tidak lepas dari cerita mistis dan misteri ikan dewa.
telaga rambut monte
Telaga Rambut Monte
Tempat Wisata Telaga Rambut Monte berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Indonesia. Membutuhkan waktu sekitar 1 jam dari pusat kota Blitar. Rute jalur yang bisa dilalui yaitu Blitar - Garum - Talun - Wlingi - Desa Semen - Tulungrejo - Krisik. Sudah ada petunjuk jalan untuk mengantarkan siapapun yang ingin melihat pesona telaga ini.

Akses jalan menuju lokasi wisata Telaga Rambut Monte sudah beraspal baik meski mendekati lokasi banyak bagian aspal yang rusak, namun masih dalam skala wajar untuk kendaraan. Akses jalan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meski padat pengunjung, suasana tenang dan sunyi akan tetap menyambut siapapun yang datang. Suguhan pemandangan alam yang hijau sangat memanjakan mata, ditambah air telaga kebiruan bening yang selalu sejuk dipandang. Warung-warung yang berada di pojok-pojok telaga menambah suasana nyaman untuk mengunjungi tempat wisata di Blitar ini

Tidak hanya berkeliling memutari Telaga Rambut Monte, ada bangungan beton yang dibangun untuk menikmati pemandangan telaga dari atas. Dulu sebelum dibangun, bangunan ini hanya berupa bangunan kecil dari kayu yang menjorok ke telaga. Kini bangunan di sisi telaga sudah dipugar disertai kolam renang di sisinya yang dilengkapi dengan kamar bilas. Jadi mau memilih berenang di tempat keramat atau di kolam renang, tinggal pilih !
telaga rambut monte
Area Wisata Telaga Rambut Monte
Keadaan sunyi, tenang dan nyaman yang menghadirkan suasana romantis, kemistisan tempat wisata di Blitar ini juga masih bisa dirasakan di area wisata maupun dari kegiatan masyarakat sekitar. Setahun sekali di lokasi ini diadakan iring-iringan segala jenis kesenian dengan mengorbankan kambing (wedhus kendit). Kambing akan disembelih di desa dan dibawa ke lokasi Rambut Monte, kemudian setelah genduren (slametan), daging dibagikan ke orang-orang desa. Upacara ini bertujuan untuk melancarkan rejeki masyarakat sekitar.

Seluk Beluk Sejarah Telaga Rambut Monte

Tempat wisata Telaga Rambut Monte dibuka menjadi tempat wisata sejak tahun 1976 dan dikelola swasta. Pada tahun 1996 tempat wisata ini dikelola oleh pemerintah daerah. Dulu Telaga Rambut Monte tidak seluas sekarang. Dengan berakhirnya G30S/PKI pada tahun 1965, telaga ini dilebarkan oleh mantan-mantan tahanan PKI yang masih hidup.

Asal Usul Nama Rambut Monte 

Nama Rambut Monte tentu sangat unik jika didengar. Berikut adalah beberapa hal yang menjadi asal mula telaga ini diberi nama Rambut Monte.
  1. Dari segi legenda : Pada jaman Majapahit, ada seseorang bernama Mbah Monte yang berperang melawan rahwana dan seekor naga yang kemudian dikutuk menjadi Candi Rambut Monte. Telaga yang berada di bawah candi inipun diberi nama Telaga Rambut Monte, mengikuti nama candi.
  2. Dari segi alam : Keluarnya sumber air dalam telaga berupa gelembung-gelembung udara yang panjang menyerupai monte, sehingga disebut Rambut Monte.
  3. Dari segi mistis : Mbah Rambut Monte beserta Mbah Ratu Bakah adalah tetua penunggu telaga, sehingga telaga tersebut dinamakan Telaga Rambut Monte. Sehingga pada hari Jum'at Legi, Jum'at Kliwon dan Selasa Kliwon, siapapun bisa mengadakan ritual perorangan di candi untuk ujub pribadi. 


Ada beberapa hal yang menarik dari tempat wisata Telaga Rambut Monte Blitar yang membuat tempat wisata ini sangat populer dan menarik untuk dikunjungi.

1. Candi Rambut Monte

Candi Rambut Monte adalah bangunan pertama yang akan dilihat ketika memasuki lokasi wisata. Adanya candi ini menandakan bahwa lokasi ini merupakan tempat bersejarah. Disamping candi tersebut terdapat artefak "lingga yoni" yang merupakan lambang kesuburan. Adanya artefak ini juga menandakan bahwa Candi Rambut Monte ini ada di jaman kerajaan Hindu di Indonesia.
candi rambut monte
Candi Rambut Monte
Dulu ada beberapa patung (artefak) di lokasi Telaga Rambut Monte sebelum kejadian G30S/PKI. Sebagian patung dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan beberapa patung sempat ditemukan di Bali oleh Dinas Purbakala.

Candi Rambut Monte yang berbentuk monyet dan batu relief naga'pun dikaitkan dengan cerita Mbah Monte. Mbah Monte dari Majapahit bertempur melawan Rahwana dan seekor naga dimana akhirnya dimenangkan oleh Mbah Monte. Akhirnya Mbah Monte mengutuk keduanya menjadi candi.


2. Telaga Rambut Monte

Telaga inilah yang menjadi andalan di tempat wisata Rambut Monte. Telaga bening dan segar di tengah rimbunnya pepohonan menambah kesejukan di lokasi wisata. Berdiam diri atau merenung di tepi telaga adalah pilihan yang tepat untuk menikmati suasana alamnya, tentu saja sebelum berfoto-foto ria.
telaga rambut monte
Telaga Rambut Monte
Telaga ini mempunyai sumber air dibagian tengah, menimbulkan efek warna biru tosca. Kesejukan Telaga Rambut Monte tampak sempurna dengan adanya puluhan ikan Sengkaring. Meski air yang bening membuat sumber air tampak tidak dalam, justru kedalaman sumber air ini tidak bisa diperkirakan karena memang sangat dalam dengan dasar air berupa lumpur. Jadi, jika ingin berenang memang sudah disediakan kolam renang yang lebih aman di sisi telaga.

Telaga Rambut Monte ini pada jamannya digunakan untuk ritual mencuci dan merendam pusaka seperti keris. Air telaga yang dalam membuat jalannya ritual harus menggunakan perahu untuk mencuci pusaka di atas sumber air. Seiring berjalannya abad, perahu ke telaga sudah tenggelam di dasar telaga.


3. Ikan Sengkaring

Ikan Sengkaring (Tor Soro / Tor Tambra) hidup di dalam Telaga Rambut Monte. Ikan asli indonesia ini disebut juga Ikan Dewa. Di berbagai daerah lain disebut Ikan Udikan, Kambangan, Tambram, Kancra, Jurung dan Semah dengan penyebaran di Sumatra, Kalimantan dan Jawa. 
ikan sengkaring
Ikan Sengkaring Telaga Rambut Monte
Ikan Sengkaring termasuk ikan yang dikeramatkan di berbagai daerah. Di Jawa Timur, ikan purba yang hampir punah ini hanya ditemui di dua lokasi yaitu Pemandian Banyu Biru Pasuruan dan Telaga Rambut Monte Blitar. Merupakan ikan yang dikeramatkan, tidak ada berani yang menangkap, membunuh atau memasak ikan ini. Di Padang, Sumatra Barat, mengambil ikan Sengkaring dilakukan pada waktu-waktu tertentu dengan upacara yang dilakukan oleh pemuka agama setempat.

Ada beberapa mitos yang menjadi asal mula adanya Ikan Sengkaring di Telaga Rambut Monte, yaitu :
  • Ikan Sengkaring adalah wujud dari murid Mbah Monte yang dikutuk karena tidak melakukan perintah, yaitu menjaga Candi Rambut Monte.
  • Ikan Sengkaring adalah wujud dari prajurit-prajurit Majapahit yang dikutuk.
Kedua cerita mitos itu selalu jadi bumbu cerita asal mula adanya Ikan Sengkaring di tempat wisata Telaga Rambut Monte meski tidak ada literatur sejarah yang mengulas tentang'nya di sekitar area. Jadi, jangan pernah berfikiran untuk membawa alat pancing ikan di telaga ini. 

4. Sumber Dandang

Sumber Dandang merupakan sebuah bendungan kecil yang berada tak jauh dari Telaga Rambut Monte. Dulu sebelum dibendung, lokasi yang mirip telaga ini digunakan untuk mandi warga desa karena air terasa hangat ketika pagi dan dingin ketika siang. Warna air Sumber Dandang tak jauh beda dengan Telaga Rambut Monde, berwarna kebiruan di bagian sumber airnya. 
sumber dandang
Sumber Dandang
Tempat ini diberi nama Sumber Dandang karena ketika malam, suara aliran airnya mirip dengan suara air mendidih di dalam panci (dandang) dan suara itu kadang mengganggu warga sekitar. Sejak adanya korban wisatawan tenggelam, di lokasi Sumber Dandang ada larangan keras untuk mandi.

Seiring banyaknya pengunjung, suasana mistis di Telaga Rambut Monte seolah-olah menguap. Berubahnya beberapa keadaan di sekitar lokasi serta tidak adanya literatur sejarah yang menjelaskan seluk beluk candi, telaga dan ikan sengkaring bisa menghapus beberapa cerita mistis hingga terjadi terhapusnya mitos. Mitos, yang dilain sisi berfungsi untuk menjaga keadaan alam dari pengerusakan manusia'pun pada akhirnya dipandang sebelah mata. 
telaga rambut monte
Cheers...

Tempat Wisata Telaga Rambut Monte yang mempunyai cerita sejarah, keindahan alam bahkan cerita mistis, akan mengundang siapapun untuk menikmati kesejukan lokasinya. Namun tetap ingat untuk tidak mengusik aura mistisnya.

Kuburan Londa - Menyusuri Gua Pemakaman Bangsawan Tana Toraja

Kuburan Londa Tana Toraja. Berbicara Tana Toraja, hal yang pertama muncul adalah kuburan. Ya, Tana Toraja memang terkenal dengan adanya kuburan-kuburan yang masih kental dengan adat dan budaya'nya, sehingga kuburan di Tana Toraja terkesan unik di mata para wisatawan dari berbagai penjuru dunia. Kematian adalah sebuah 'pesta' bagi masyarakat Toraja dan orang yang sudah mati'pun akan dirawat layaknya orang yang masih hidup hingga selesainya upacara pemakaman (Rambu Solok). Londa adalah salah satu kuburan unik yang wajib dikunjungi ketika berada di Tana Toraja karena anda belum mengenal Toraja sebelum ke Londa.
Kuburan Londa
Pemakaman Londa berada di Desa Sandan Uai, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara. Berada sekitar 6 kilometer di selatan Rantepao. Lokasi tempat wisata kuburan Londa mudah dijangkau dengan angkutan, ojek maupun kendaraan pribadi. Jika naik angkutan umum bisa naik angkutan umum Rantepao-Jul Makale, lalu dilanjutkan ojek menuju Kuburan Gua Londa. 

Setelah membayar registrasi tiket dan memarkirkan kendaraan, perjalanan dilanjutkan menaiki tangga menuju lokasi gua. Dua gapura dengan ukiran Toraja akan menyambut para wisatawan yang datang. Sampai di pelataran gua, giliran jejeran patung orang meninggal atau akrab disebut tau tau menyambut para wisatawan.
Beranda Tau Tau
Londa adalah kuburan masa lampau di Tana Toraja untuk kalangan bangsawan. Dulu gua ini adalah benteng pertahanan dengan nama Benteng Tarangenge yang digunakan untuk mengantisipasi serangan Kerajaan Bone. Terdapat dua gua yaitu di sebelah kanan dan kiri. Masing-masing gua adalah tempat disimpannya peti mati kalangan bangsawan Tana Toraja. 

Selain jejeran tau tau yang dibuat sesuai ukuran aslinya, jejeran peti mati tradisional juga berjajar di dalam lubang gua-gua maupun tergantung di atap- atap gua. Tidak semua yang meninggal memiliki tau tau karena tau tau hanya dibuatkan untuk bangsawan yang proses pemakamannya diadakan dengan upacara adat tertinggi.
Deretan Peti Mati Kuburan Londa
Peti mati tradisional Toraja (engrong) di Londa ada beberapa bentuk yaitu bentuk rumah adat untuk keturunan bangsawan, bentuk kerbau untuk pria dan bentuk babi untuk wanita. Peti-peti ini diletakkan sesuai derajat sosialnya. Semakin tinggi peti, semakin tinggi status sosialnya. Proses pemakaman adat masyarakat Toraja sangat mahal dan ini menjadi salah satu faktor latar belakang penyimpanan mayat di Toraja yaitu selain menunggu kerabat datang, adalah untuk bisa melakukan upacara pemakaman yang disebut Rambu Solok yang membutuhkan banyak hewan kurban. Upacara Rambu Solok biasanya diadakan di Rumah adat Kete' Kesu Tana Toraja.

Gua yang memiliki kedalaman sekitar 1 kilometer bisa diakses dengan mudah, jika ada penerangan. Jalan di gua cukup sempit dan licin, kadang wisatawan diharuskan jalan dengan jongkok di pada bagian atap gua yang rendah. Bawalah penerangan sendiri atau menyewa lampu petromaks yang bisa disewa di pelataran depan Gua Londa. Selain lampu, pemandu tempat wisata Londa tersebut tidak akan segan menawarkan jasa'nya sekaligus berbagi kisah seputar Kuburan Londa.   
Guide akan menjelaskan adat budaya hingga sejarah Kuburan Londa. Bahkan tak lupa juga menceritakan kisah Romeo & Juliet yang melegenda di Kuburan Londa dimana sekitar 70 tahun yang lalu ada sepasang sepupu yang kisah cintanya tidak direstui kemudian memutuskan bunuh diri bersama dengan gantung diri. Hm... cukup menarik.
Dalam masyarakat Toraja, orang mati dianggap orang sakit, jadi tidak heran jika di beberapa peti yang sudah rusak, selain tulang-tulang juga ada ratusan rokok dan koin-koin uang yang tersebar.Tapi ingat, jangan diambil !
Salah Satu Tengkorak di Dalam Gua Londa
Kedua gua di sisi kanan dan kiri memang berisi peti-peti dengan sedikit perbedaan. Gua di sebelah kanan lebih panjang dan peti-peti di dalamnya didominasi peti - peti tua dengan bentuk tradisional yang sudah berumur puluhan tahun. Sementara di gua sebelah kiri didominasi peti - peti bergaya modern. Namun persamaan di kedua gua tersebut masih sama, yaitu dikelilingi oleh tengkorak-tengkorak di celah-celah gua.
Kuburan Gua Londa
Lelah berkeliling gua dan mendengar cerita sejarah dari guide, bersantai di pelataran Gua Londa juga sangat nyaman. Dudukan batu memang sengaja dibuat tepat di pelataran Gua untuk istirahat wisatawan. Jika ingin kembali, lewatlah jalan setapak yang memutar melewati beberapa anak tangga agar sekaligus melewati beberapa kios pengrajin yang berjajaran di sepanjang jalan tempat wisata Kuburan Londa.

Mengenal "The Seven Summits Indonesia"

7 Summits Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai banyak gunung, termasuk gunung berapi maupun bukan berapi. Gunung Jaya Wijaya yang masih terselimuti salju abadi menjadi puncak tertinggi di Indonesia, bersama dengan puncak-puncak lain yang memiliki ketinggian rata-rata di atas 4.000 mdpl. Bahkan salah satu puncak tertingginya yaitu Cartenzs Pyramid masuk kedalam 7 Summits in The World dengan tinggi 4.884 mdpl. Namun, bukan puncak-puncak di Pegunungan Jaya Wijaya ini saja yang disebut dengan 7 Summits Indonesia, melainkan 7 puncak tertinggi dari 7 pulau besar di Indonesia.
Seven Summits Indonesia
Indonesia terdiri atas 5 pulau besar yaitu Kalimantan, Papua, Sumatra, Jawa dan Sulawesi. Pulau-pulau kecil yang lain dibagi menjadi 2 kepulauan besar yaitu kepulauan Maluku yang meliputi Maluku Utara hingga selatan dan kepulauan Sunda Kecil yang meliputi Bali hingga Nusa Tenggara Timur. Dari 5 pulau besar dan 2 kepulauan besar tersebut, ada 7 puncak tertinggi yang akrab disebut 7 Summits Indonesia.

Logo The Seven Summits Indonesia pun sudah terdaftar di HAKI sejak April 2014. Gambar 7 segitiga berbeda warna tersebut mewakili masing-masing puncak tertinggi dari 5 pulau besar dan 2 kepulauan besar di Indonesia sekaligus berdasarkan tipe dan tinggi pegunungan.
  1. Warna abu-abu mewakili Gunung Cartenzs yang berupa gunung karang (limestone) dengan tinggi 4.884 mdpl
  2. Warna Merah mewakili Gunung Kerinci 3.805 mdpl, Gunung Rinjani 3.726 mdpl dan Gunung Semeru 3.676 mdpl, yang berupa gunung berapi aktif.
  3. warna hitam mewakili Gunung Latimojong 3.443 mdpl, Gunung Binaiya 3.027 mdpl dan Gunung Bukit Raya 2.278 mdpl, yang berupa gunung tidak aktif (bukan gunung berapi).
  4. Warna hijau diartikan sebagai hamparan hutan subur bagian dari gunung-gunung tersebut.
Selain ahli geografi dan ilmuwan, mengenal 7 Summits Indonesia perlu diketahui khususnya pendaki gunung dan para pecinta alam. Berikut adalah daftar 7 Summits Indonesia :


1. Pegunungan Jaya Wijaya, Puncak Cartenzs Pyramid 4.884 mdpl.

Puncak Cartenzs Pyramid
Puncak Cartenzs Pyramid (04°03’48’LS dan 137°11’09’BT) merupakan puncak tertinggi di Papua dan Indonesia sekaligus masuk dalam daftar 7 puncak tertinggi di dunia. Dengan tinggi 4.884 mdpl, gunung ini berupa gunung karang yang diselimuti salju abadi. Bisa dibilang Puncak Cartenzs adalah gunung dengan budget pendakian paling mahal di Indonesia.

Rute pendakian bisa melalui jalur utara (Ilaga) atau Singa dan jalur selatan (Tembagapura). Karena letak dan akses yang sulit, mendaki Puncak Cartenzs Pyramid wajib menggunakan jasa guide.

2. Gunung Kerinci, Puncak Indrapura 3.805 mdpl.

Gunung Kerinci
Gunung Kerinci (10°45’50’LS dan 1010°160’BT) merupakan gunung tertinggi di Sumatra sekaligus gunung berapi tertinggi di Indonesia dan Asia Tenggara. Gunung Kerinci berada di perbatasan provinsi Jambi dan Sumatra Barat. Berada di dalam Taman Nasional Kerinci Seblat, Gunung Kerinci merupakan habitat badak sumatra dan harimau sumatra yang termasuk satwa dilindungi.

Rute pendakian Gunung Kerinci bisa melalui Desa Kersik Tuo dan Solok.

3. Gunung Rinjani 3.726 mdpl.

Gunung Rinjani
Gunung Rinjani (8°25’LS dan 116°28’BT) merupakan gunung tertinggi di Kepulauan Sunda Kecil dan merupakan gunung berapi tertinggi ke 2 di Indonesia. Gunung Rinjani berada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan berada di dalam Taman Nasional Gunung Rinjani. Gunung Rinjani memiliki danau kaldera yang akrab disapa Danau Segara Anak. Pemandangan yang menawan ini seolah membuat Gunung Rinjani mendapat predikat gunung terindah di Indonesia.

Rute pendakian Gunung Rinjani bisa melalui Sembalun, Senaru dan Torean.

4. Gunung Semeru, Puncak Mahameru 3.676 mdpl.

Gunung Semeru
Gunung Semeru (8°06’LS dan 120°55’BT) merupakan gunung berapi tertinggi di Jawa. Dengan berbagai kisah legenda Gunung Semeru, puncaknya Mahameru mendapat sebutan puncak abadi para dewa. Gunung Semeru berada di wilayah Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Memiliki danau Ranu Kumbolo yang indah, Gunung Semeru menjadi tujuan pendakian sekaligus wisata alam.

Rute pendakian Gunung Semeru bisa melalui Ranu Pane dan jalur Ayek-ayek. Sebagai gunung berapi aktif yang mengeluarkan abu vulkanik setiap 20 menit, pendakian ke Puncak Mahameru tidak dianjurkan oleh pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

5. Pegunungan Latimojong, Puncak Rante Mario 3.443 mdpl.

Puncak Rante Mario
Gunung Latimojong (03°23’01’LS dan 120°01’30'BT) merupakan gunung tertinggi di Sulawesi dan bukan merupakan gunung berapi. Pegunungan Latimojong memiliki 10 puncak dengan Puncak Rante Mario sebagai puncak tertinggi. Oleh karena itu Pegunungan Latimojong mendapat predikat Big Mountain. Gunung Latimojong berada di Kabupaten Enrengkang, Sulawesi Selatan dan belum menjadi taman nasional.

Rute Pendakian Gunung Latimojong bisa melalui Kec. Mingkendek, Dusun Karangan Enrengkang dan via Kec.Latimojong. Dari ketiga jalur tersebut, via Dusun Karangan paling mudah dijangkau.

6. Gunung Binaiya 3.027 mdpl

Puncak Gunung Binaiya
Gunung Binaiya (3°10’LS dan 129°28’BT) merupakan gunung tertinggi di kepulauan Maluku. Gunung Binaiya berada di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah. Gunung Binaiya berada di dalam Taman Nasional Manusela.

Rute pendakian Gunung Binaiya bisa dimulai dari Desa Kanike dari sisi utara dan Desa Piliana dari sisi selatan dengan pengurusan pendakian di Kota Masohi.

7. Gunung Bukit Raya, Puncak Rajawali/Puncak Kakam 2.278 mdpl.

Gunung Bukit Raya
Gunung Bukit Raya (00°24’ - 00°59’ LS dan 112°07’ - 112°56’BT) merupakan gunung tertinggi di Kalimantan. Puncak tertinggi Pulau Kalimantan adalah Gunung Kinabalu yang berada di bawah Negara Malaysia, jadi wilayah Indonesia memiliki Gunung Bukit Raya sebagai puncak tertingginya di Kalimantan. Gunung Bukit Raya berada di perbatasan Kalimantan Barat dan Kalimantan tengah serta berada di dalam Taman Nasional Bukit Baka - Bukit Raya.

Rute pendakian Gunung Bukit Raya bisa dimulai dari Dusun Rantau Malam. Gunung Bukit Raya masuk dalam jajaran pegunungan Muller Schwaner dan letaknya terpencil sehingga bisa dibilang pendakiannya menduduki peringkat ke-2 dengan budget pendakian yang mahal setelah Puncak Cartenzs.

Itu adalah daftar 7 summits Indonesia yang didasarkan pada pengelompokan 7 puncak tertinggi dari 7 pulau/kepulauan besar di Indonesia. Puncak-puncak tertinggi tidak'lah harus ditaklukkan. Tapi tidak ada salahnya jika ada yang bertanya, sudah berapa summits Indonesia kah anda?.

Pesona Alam dan Momen Menarik Pantai Serang Blitar

Pantai Serang Blitar. Blitar tidak hanya dikenal sebagai kota proklamator. Blitar masih menyimpan beberapa tempat wisata sejarah maupun wisata alam. Daerah Blitar selatan, merupakan gudangnya wisata alam pantai yang keindahannya sudah sering dibicarakan oleh masyarakat lokal yang kemudian membuat wisatawan luar kota melirik beberapa destinasi Wisata Pantai di Blitar. Serang yang selama identik dengan Banten, ada juga Pantai Serang di Blitar. Walaupun sama-sama menjadi tempat wisata pantai, Pantai Serang di Kota Patria ini tentu berbeda.
pantai serang blitar
Pantai Serang Blitar
Pantai Serang berada di Desa Panggungrejo, Blitar, Jawa Timur. Berada sekitar 45 kilometer dari pusat Kota Blitar dan membutuhkan waktu sekitar satu jam menggunakan kendaraan bermotor. Akses jalan ke Pantai Serang sudah beraspal cukup bagus hingga ke lokasi wisata pantai. Setelah dikelola pemerintah, wisatawan akan lebih mudah berwisata ke Pantai Serang, jika sebelumnya jalan masih makadam berbatu dan kebanyakan rusak.

Deretan pohon pinus di kanan kiri jalan akan menjadi gapura masuk mendekati lokasi wisata Pantai Serang. Lokasi parkir sudah tersedia di sekitar lokasi beserta deretan warung-warung penjual makanan dan minuman. 

Pesisir tempat wisata Pantai Serang Blitar ini sangat teduh dengan adanya pepohonan rindang yang didominasi pinus. Banyak meja kursi berderet di tepi pantai seolah mengajak wisatawan untuk duduk sejenak menikmati angin semilir sambil beristirahat dari perjalanan panjang. Di setiap meja sudah tersedia buku nota, bolpoin dan daftar menu. Siapa saja bisa hanya duduk atau memesan menu yang disediakan. Meski hanya ada beberapa menu standart untuk sedekar mengganjal perut lapar, tentu saja minum kelapa original maupun bakar adalah menu favorit yang cocok dihidangkan di pinggir pantai. 
Lalu, jika tidak mendapat tempat di bawah pohon yang rindang? Bukalah payung lebar di tengah meja yang siap menjadi benteng dari teriknya sinar matahari.
pantai serang blitar
Sebagian Deretan Tempat Bercengkerama
Garis Pantai Serang cukup panjang dengan ombak khas pantai selatan yang besar. Pasir di bibir pantainya berwarna kecoklatan namun cukup lembut untuk ditelusuri. Di sebelah kiri Pantai Serang ada sebuah jalan menuju ke bukit dimana ada dua lokasi pantai lagi yang bisa dikunjungi dan masih masuk di area wisata Pantai Serang. Tapi jika terlalu lelah, menikmati pemandangan dari atas bukit juga tidak kalah menarik.
pantai serang blitar
Garis Pantai Serang Blitar
Pantai Serang merupakan tempat penyu-penyu bertelur. Oleh karena itu di lokasi wisata ini juga terdapat tempat konservasi penyu. Konservasi Penyu Pantai Serang didirikan untuk menggugah kepedulian masyarakat terhadap konservasi penyu. Hal ini didukung pemerintah setelah mengadakan Bimtek Konservasi Penyu pada Juni 2014. Tentu saja hal ini menambah daya tarik Pantai Serang Blitar karena pada bulan-bulan tertentu, melepas tukik-tukik ke laut adalah hal yang ditunggu-ditunggu masyarakat sekitar sekaligus pengalaman baru bagi wisatawan. Waow !

Selain kegiatan melepas tukik ke laut, ritual larung saji satu suro juga diadakan di Pantai Serang Blitar ini. Ritual larung saji ini biasanya dihadiri oleh bupati dan para kerabat serta masyarakat sekitar. Puncak dari ritual ini adalah melarung kepala lembu (sesaji) ke tengah laut. Kegiatan larung saji maupun pelepasan tukik adalah momen menarik di Pantai Serang yang tidak boleh dilewatkan. Siapapun bisa menyaksikan momen yang jarang terjadi. Jadi, ketahui jadwalnya dan selamat menunggu waktu.
pantai serang blitar
Waiting for Sunset
Bosan berjalan-jalan di pantai?, bosan selfie?, lelah trekking?, lelah berenang?, bosan menunggu sunset? saatnya mencoba ATV (All-terrain Vehicle). Landai dan panjangnya garis Pantai Serang yang bersih tanpa karang akan membuat motor roda 4 tersebut bisa mengantar nyali berkeliling di area pantai yang luas. Benar-benar Pantai Serang Blitar rasa Pantai Parangtritis Jogja.
pantai serang blitar
Cheers...
Kegiatan lain yang biasanya diadakan di Pantai Serang adalah festifal layang-layang. Berwisata ke Pantai Serang Blitar yang kini kaya akan kegiatan menarik tidak cukup hanya di angan-angan saja. Jadi, masih melirik pesona Pantai Serang Blitar di internet? Let's check it out guys !.

Gili Labak Madura - Eksotisme Surga Tersembunyi Pulau Garam

Pulau Gili Labak Madura. Madura tidak selalu terkesan gersang. Pulau Garam yang kini sangat mudah diakses dengan adanya Jembatan Suramadu telah menampakkan beberapa wisata menarik yang cukup menarik perhatian wisatawan. Selain tempat-tempat wisata menarik di Pulau Madura sendiri, ada salah satu pulau di sekitar Pulau Madura yang menyita perhatian, yaitu Gili Labak. Pasti sebagian orang berfikir, apa pulau itu berpenghuni?, apa bisa dikunjungi?. Tentu saja!, bahkan bisa dibilang Gili Labak adalah tempat wisata andalan Madura yang sangat mempesona. 
Pulau Gili Labak
Gili Labak berada di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Indonesia. Lokasinya cukup jauh dari Pulau Madura sehingga membutuhkan perjalanan sekitar 2 jam menggunakan speedboat. Untuk menuju ke Gili Labak ada beberapa opsi rute :
  1. Pelabuhan Kalianget : Rute yang paling banyak digunakan karena letaknya yang strategis. Berada 10 kilometer ke arah timur Sumenep. Disini bisa langsung mencari perahu untuk berlayar ke Gili Labak.
  2. Desa Lobuk : Ada sebuah pelabuhan kecil di Desa Lobuk yang kini mulai diminati wisatawan saat akan berwisata ke Gili Labak. Di dermaga, bisa langsung memesan perahu maupun menggunakan jasa pelayaran.
  3. Tanjung Saronggi : Berjalan ke arah timur dari pertigaan Saronggi ada sebuah dermaga yang banyak tersedia perahu untuk ke Gili Labak.
  4. Desa Kombang : Desa yang berada di Kecamatan Talango ini bisa menempuh perjalanan kek Gili Labak dengan waktu yang lebih singkat. Namun dari Kalianget harus ke Talango dulu dan memakai jalur darat hingga sampai di Kombang. Cukup rumit.
Beberapa opsi rute tersebut adalah cara ke Gili Labak yang umum digunakan dan bisa dipilih.
gili labak madura
Gili Labak Madura
Pulau Gili Labak mempunyai luas sekitar 5 Ha. Pasir berwarna putih yang bertekstur lembut dan beningnya laut biru akan menyambut siapapun yang datang. Cuaca di Gili Labak cukup panas, namun kesejukan dan keindahan pemandangan sekitar akan menghilangkan penat. Pasir pantai nya yang putih bersih berpadu dengan birunya laut yang jernih, membuat mata tak jenuh memandang pesona pulau terpencil ini. Mengelilingi Pulau Gili Labak dengan berjalan kaki membutuhkan waktu sekitar 30 menit, jika tidak sesekali berhenti untuk berpotret ria.
gili labak
Pasir Putih Gili Labak
Perkampungan penduduk berada di tengah-tengah pulau, di daerah yang cukup rimbun dari pulau terpencil ini. Lelah berkeliling, siapapun akan tertarik bercengkerama di gubuk-gubuk pinggir pantai yang sengaja dibangun untuk tempat istirahat wisatawan. Fasilitas di Pulau Gili Labak sudah cukup memadai dengan adanya warung, gubuk-gubuk tradisional dan juga kamar mandi. Gubuk yang berada di bawah pepohonan teduh sangatlah nyaman untuk bercengkerama maupun tidur dalam suasana sejuknya pantai.

Bosan dengan suasana daratan?, bosan hunting foto dengan batang-batang pohon berwarna putih di pantai yang menjadi ciri khas Pulau Gili Labak?, Let's jump into underwater !. Keadaan pemandangan bawah laut Gili Labak tak kalah menarik dengan pemandangan daratannya. Bawalah sedikit roti untuk memancing ikan-ikan datang. Snorkeling menyaksikan biota laut Pulau Gili Labak sangat menyejukkan mata. Karang-karang indah dalam laut bening berwarna biru yang berjajar, sekaligus hilir mudiknya ikan-ikan berwarna-warni akan membuat siapapun ingin menyelam lebih dalam.
bawah laut gili labak
Bawah Laut Gili Labak
Tapi ingat, pemandangan snorkeling yang bisa dinikmati dalam batas pandangan mata ada di area yang sudah dibatasi dengan tali tambang. Bisa dibilang, di luar batas tali tambang, hampir tidak tampak karang maupun biota laut. Tapi tenang, area dalam tali tambang ini sangatlah luas sehingga butuh menaiki perahu untuk mencapai batasnya. 

Tips Berkunjung ke Pulau Gili Labak :
  1. Untuk mendapatkan harga yang lebih murah, naiklah perahu penyeberangan dengan 8 - 15 orang.
  2. Perhatikan cuaca jika berniat berkunjung ke Gili Labak. Jauhnya lokasi dan cuaca akan menjadi salah satu faktor keamanan dalam perjalanan.
  3. Pulau Gili labak sangat panas, jadi bawalah pelindung kepala, kecuali jika ingin menghitamkan kulit. 
  4. Bawalah alat snorkeling karena tidak ada penyewaan alat di Pulau Gili Labak.
  5. Ada 2 jenis kamar mandi yaitu, kamar mandi air laut dan air tawar. Kamar mandi umum adalah kamar mandi air laut. Jika ingin air tawar maka sediakan uang lebih.
  6. Tidak ada penginapan di Pulau Gili Labak, jika ingin bermalam bawalah tenda.
  7. Masih pulau yang sangat alami, jangan tinggalkan sampah anorganik.
Cheers...
Dengan adanya berbagai paket wisata, open trip maupun private trip, berkunjung ke pulau terpencil andalan Pulau Garam ini bukan hanya angan-angan semata. Sendiri atau beramai-ramai' pun, Gili Labak menanti !

Baca Juga :
Bukit Jaddih Madura - Pesona Bukit Kapur Pulau Garam

Pesona Jembatan Suramadu - Menikmati Senja dan Suasana Malam Selat Madura

Jembatan Nasional Suramadu. Bagi kebanyakan masyarakat di pesisir Jawa Timur, Jembatan Suramadu merupakan titik terang. Jembatan yang menghubungkan Kota Surabaya dan Pulau Madura yang telah diresmikan pada tahun 2009 ini, selain menjadi penghubung untuk kelancaran pembangunan infrastruktur di Madura, juga bertindak sebagai sosialisator antara pulau Jawa dengan Pulau Madura. Kini semakin banyak wisatawan dari Pulau Jawa yang berbondong-bondong melintasi jembatan terpanjang di Indonesia ini untuk berwisata ke Pulau Madura. Pulau Madura yang dulu terkesan gersang dan panas' pun mulai dikenal memiliki wisata menarik yang harusnya dikunjungi bahkan sebelum adanya Jembatan Suramadu.
Jembatan Nasional Suramadu
Jembatan Nasional Suramadu berada di Jalan Tol Suramadu, Tambak Wedi, Kenjeran Surabaya, Jawa Timur. Jembatan terpanjang di Indonesia dengan panjang 5,4 kilometer ini berdiri kokoh di atas Selat Madura.  Meski dalam pembangunannya beredar mitos-mitos mistik yang menjadi bumbu cerita perjalanan si 'suramadu' ini, pesona Jembatan Suramadu cukup menyita perhatian masyarakat di sekitar Surabaya, bukan karena mitos tapi karena suasana yang cocok untuk nongkrong.

Melipir sejenak ke Kenjeran, tepatnya di pesisir Selat Madura, banyak beberapa warung kopi maupun pedagang kaki lima berjajar menunggu pelanggan. Rokok dan kopi, sajian resmi masyarakat yang dipesan ketika nongkrong. Kini bertambah lagi lokasi nongkrong khususnya bagi arek-arek Suroboyo dengan adanya Jembatan Suramadu. 
Nelayan di Pesisir Selat Madura
Berbeda dengan suasana perkotaan, suasana pesisir Selat Madura cukup menarik minat masyarakat. Suasana yang sejuk dan sunyi, sekaligus bercengkerama dengan secangkir kopi memandang ke arah laut yang tenang dihiasi Jembatan Suramadu yang kokoh. Tentu hal ini membuat siapapun betah berlama-lama berada di pesisir Selat Madura ini. Selain melihat beberapa aktivitas nelayan di pesisir selat, berjalan-jalan di area pantai juga tak kalah seru meski pantainya dipenuhi bebatuan.

Menjelang senja, pesisir Selat Madura di Surabaya ramai dikunjungi anak-anak muda yang sekedar berwisata maupun menghabiskan waktu sore. Pemandangan Jembatan Suramadu ketika malam hari juga sangat memikat. Lampu berwarna-warni menghiasi setiap sisi jembatannya sehingga membentuk pola yang sangat indah.
Cheers...
Selain sebagai sosialisator, tempat nongkrong dan tempat menanti senja, Jembatan Suramadu telah membuka jalan bagi pariwisata di Pulau Madura yang kini lebih mudah diakses oleh masyarakat Pulau Jawa. Siapapun bisa melintasi jembatan terpanjang di Indonesia ini meski hanya untuk putar balik, tapi mencoba wisata di Madura atau belanja oleh-oleh khas Madura di sekitar Jembatan Suramadu pasti mengundang minat, apalagi jika di akhir perjalanan ditutup dengan secangkir kopi di depan pola warna-warni indah Jembatan Suramadu. Sangat menarik bukan?!