Pantai Tanjung Gelam - Pesona Senja Ujung Barat Karimun Jawa

Pantai Tanjung Gelam di Karimun Jawa. Pantai Tanjung Gelam merupakan salah satu tempat wisata di Karimun Jawa yang tidak boleh dilewatkan. Pantai ini memiliki berbagai spot menarik dengan segudang keindahan yang sangat menawan. Berada di ujung barat Pulau Karimun Jawa, Pantai Tanjung gelam bisa menjadi tempat yang cocok untuk menikmati senja hingga sunset. Dengan view pasir putih dan air yang sangat jernih, Pantai Tanjung Gelam akan menjadi sajian spesial ketika berada di Pulau Karimun Jawa.
pantai tanjung gelam
Sunset Tanjung Gelam

Pantai Tanjung Gelam berada di ujung barat pulau utama Karimun Jawa, Kabupaten Jepara, Jawa tengah, Indonesia. Ada dua akses untuk menuju Pantai Tanjung Gelam, yaitu :
  1. Akses laut : Akses memutar bisa dilakukan dengan naik speedboat di dermaga dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
  2. Akses darat : Bisa ditempuh dengan kendaraan roda 2 atau roda 4 dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. 
Dari kejauhan, pasir putih yang panjang sudah tampak dari pantai ini. Jika naik speedboat, perubahan warna air laut dari biru tua ke biru tosca menandai sudah dekat dengan lokasi Pantai Tanjung Gelam. Jangan heran jika warna air laut pesisir pantai Tanjung Gelam hampir serupa dengan warna Kawah Ijen. Air biru tosca akan menghantar hingga di bibir pantai. 
pantai tanjung gelam
Pantai Tanjung Gelam
Jangan bingung jika ada yang mengatakan bahwa ada kelapa miring di pantai Tanjung Gelam. Pohon kelapa miring ini cukup booming, karena bentuk miring yang unik dan seringnya dijadikan spot menarik untuk berfoto. Disamping adanya kelapa miring, hal utama yang paling menarik adalah momen senja dan hal ini tidak boleh dilewatkan begitu saja.
Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan sembari menanti perfect moment di Tanjung Gelam. Bermain di pantai, bersantai, snorkeling, bakar ikan maupun nongkrong bisa dilakukan. Beberapa pedagang berderet tak jauh dari bibir pantai menawarkan jajanan, makanan dan minuman.
pantai tanjung gelam
Pesisir Pantai Tanjung Gelam
Pantai yang tenang, bening, bersih ditambah panorama laut yang cantik  dan pesisir pantai yang nyaris tanpa gelombang membuat suasana di Pantai Tanjung Gelam terkesan tenang. Tak ada salahnya tiduran di pinggir pantai sambil merasakan hangatnya ombak kecil yang sesekali menghempas. 
Berjalan ke sisi timur Pantai Tanjung Gelam, ada spot yang cukup menarik. Berbeda dengan sisi sebelah barat yang berupa pasir putih, sisi sebelah timur berupa bebatuan yang menghiasi area pesisir pantai. Tak ada salahnya nongkrong di atas bebatuan ini, karena pemandangan sunset tak kalah indahnya. Beberapa speedboat mulai berdatangan ketika senja hampir menjelang, seolah tidak ingin tertinggal menikmati panorama cantik tenggelamnya sang surya.
pantai tanjung gelam
Sisi Timur Pantai Tanjung Gelam
Pantai Tanjung Gelam merupakan tempat terbaik menikmati sunset di Pulau Karimun Jawa. Jika Bukit Cinta menawarkan pesona sunset dari ketinggian, Pantai Tanjung Gelam menawarkan pesona sunset khas ufuk barat yang tentu saja sayang jika dilewatkan begitu saja. Bosan berdiam diri di Pantai Tanjung Gelam?, menyaksikan sunset dari atas kapal dalam perjalanan kembali ke dermaga juga menarik untuk dilakukan. Atau belum bosan berlama-lama di Pantai Tanjung Gelam?, camp akan menjadi alternatif yang sangat tepat. 
pantai tanjung gelam
Bye Tanjung Gelam...
Tips Mengunjungi Pantai Tanjung Gelam Karimun Jawa :
  1. Waktu terbaik di Pantai Tanjung Gelam adalah menjelang senja.
  2. Gunakan sandal yang tepat ketika di pesisir timur karena bebatuannya licin dan cukup tajam.
  3. Pedagang pesisir pantai tutup saat malam hari. Jika berniat camp, bawalah logistik yang cukup. 
  4. Jika ingin menikmati sunset lebih sempurna, naiklah speedboat. Menikmati sunset dalam perjalanan kembali ke dermaga juga indah.
  5. Cuaca bisa menjadi pertimbangan untuk menikmati sunset yang sempurna.
  6. Jagalah kebersihan di area pantai yang masih bersih.  

7 Tips Melakukan Pendakian Nyaman di Masa Haid

Tips Melakukan Pendakian di Masa Haid. Waktu perjalanan anda bersamaan dengan masa haid? Terdengar seperti bencana. Haid merupakan hal alami yang dialami wanita pada tanggal tertentu yang ditandai dengan perubahan suasana hati, kram, gelisah, tidak nyaman dan berdarah. Tentu sangat merepotkan jika seorang wanita petualang mengalami haid ketika berada di alam bebas, ketika setiap waktu memeriksa keadaan haid yang pastinya sangat membosankan. Mungkin kebahagiaan terbesar adalah tetap kering sepanjang hari. Lalu bagaimana jika akan melakukan aktivitas di masa haid?, apakah perjalanan harus dibatalkan?.
Bagaiman Mendaki di Masa Haid?
Haid adalah realitas yang terjadi pada kaum wanita dalam setiap bulan. Kebanyakan untuk kaum wanita, hal ini akan membuatnya menjadi tabu. Berkelompok dengan beberapa kaum pria dalam sebuah perjalanan pasti serasa 'tidak nyaman', karena waktu haid adalah hal yang sangat tidak menyenangkan. Tapi apa anda harus malu untuk sesuatu yang wajar?, sehingga hal ini akan merusak perjalanan?.

Siapapun wanita petualang pasti menginginkan perjalanan yang normal dan menyenangkan. Maju mundur waktu haid kadang juga tidak bisa diprediksi. Persiapan untuk perjalanan dalam masa haid perlu dilakukan secara matang.  

Berikut adalah beberapa tips melakukan kegiatan alam bebas, khususnya pendakian gunung di masa haid

1. Bawalah Suplemen dan Pereda Nyeri

Ketika haid, wanita akan kehilangan darah sekaligus zat besi yang akan berpengaruh pada metabolisme tubuh dan ini membuat lebih rentan kelelahan. Bawalah suplemen untuk menjaga kebugaran dan juga pereda nyeri. Mempersiapkan pereda nyeri ketika hendak melakukan perjalanan di masa haid bisa mengantisipasi kram perut.

2. Jangan Malu

Pria tentu mengerti tentang haid dan pemimpin perjalanan telah diberitahu dan dilatih untuk menghadapi situasi seperti ini. Setiap pria tentu akan mengerti tentang hal ini dan dia tidak akan menjauh, tetapi akan tetap peduli. Jika ragu, berbicaralah dan meminta solusi.

3. Tetaplah Terhidrasi

Berada di alam bebas pegunungan tentu membutuhkan banyak air. Namun untuk masa haid, tentu membutuhkan lebih banyak air. Beristirahatlah jika lelah, jangan terlalu memaksakan diri dengan kemampuan fisik dan tetaplah terhidrasi. Buatlah perjalanan menjadi seenjoy mungkin. 

4. Menjaga Kebersihan

Jagalah kebersihan yang layak. Bawalah pembalut yang cukup dan menggantinya secara berkala untuk mencegah proliferasi kuman, hand sanitizer, serta pakaian yang cukup. Pastikan kebersihan tidak terganggu dalam kondisi apapun.

Berenang di sebuah danau gunung bukan pilihan yang tepat untuk membasuh keringat dan kotoran dari aktivitas hiking, mengingat danau merupakan sumber air melimpah bagi para pendaki. Bawalah tissu basah wangi sebanyak-banyaknya. Menggunakan tissu basah bisa membersihkan apapun yang diperlukan. 


5. Buang Pembalut Dengan Benar

Jangan meninggalkan pembalut di sekitar alam karena akan mencemari lingkungan. Membawa turun sampah haid tentu membuat hidung 'menggeliat' ngeri dengan bau yang akan menjadi bayang-bayang setiap waktu, apalagi jika perjalanan masih berakhir dalam waktu beberapa hari. Hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk meninggalkan sampah di alam.

Bawalah ziplock, yaitu plastik kemasan yang ada clip'nya dan biasa digunakan untuk plastik obat. Masukkan bekas pembalut dalam ziplock agar aman dari debu, kuman dan bakteri, sekaligus mencegah bau tersebar keluar. 


6. Jauhkan Pikiran Negatif

Perubahan lingkungan, ketinggian dan kegiatan fisik bisa menyebabkan bergesernya masa haid. Haid bisa datang lebih cepat atau lebih lambat. Persiapkan semuanya untuk mengantisipasi haid yang datang mendadak dalam waktu masa haid, tapi anda tidak perlu kuatir berlebihan jika haid tak kunjung datang pada masa 'pastinya'.

Tetap berfikirlah positif meski banyak mitos seperti hewan buas akan mudah mencium bau darah, wanita haid rawan kerasukan, hingga gangguan mistis pada kelompok perjalanan akibat adanya wanita haid dalam kelompok. Mitos-mitos tersebut akan membuat pikiran terganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan, berakibat adanya sugesti-sugesti negatif yang bisa merugikan diri sendiri maupun kelompok. Tetaplah tenang dan berdoa.

7. Taati Prosedur Pendakian

Secara ilmiah, melakukan kegiatan alam bebas seperti pendakian gunung ketika haid cukup mengganggu kenyamanan pendakian, meski hal ini tetap bisa nyaman dilakukan dengan beberapa hal diatas. Secara adat budaya dan kepercayaan masyarakat setempat, haid benar-benar bisa membatalkan perjalanan anda. 

Beberapa gunung di Indonesia melarang wanita haid untuk mendaki gunung karena berhubungan dengan hal mistis. Peraturan seperti ini wajib ditaati oleh semua para pendaki untuk mencegah hal-hal mistis yang mungkin bisa mengganggu. Gunung Arjuno dan Gunung Agung adalah contoh gunung yang disakralkan dimana pendaki wanita yang sedang haid dilarang keras melakukan pendakian karena alasan mistis. Carilah info atau bertanyalah pada penduduk sekitar tentang prosedur pendakian sebelum melakukan pendakian jauh-jauh hari.

Selain faktor mistis, berkurangnya kondisi fisik, biologis dan emosi yang cenderung labil dari wanita haid, maka sebagian besar pos pendakian gunung melarang wanita haid untuk melakukan pendakian karena dikawatirkan akan membahayakan diri sendiri.
Pada dasarnya, udara segar pegunungan dan melakukan aktifitas fisik bisa mengurangi rasa sakit dan ketidaknyamanan dari kram haid yang menyakitkan. Pereda nyeri dan suplemen juga akan membantu untuk mengatasi kelelahan berkepanjangan sekaligus rasa nyeri. Jika aktivitas fisik membuat kram tak tertahankan, semua ini bisa diselesaikan atau dikonsultasikan sebelumnya dengan dokter.

Dengan tetap berfikir positif dan persiapan matang, trekking dalam masa haid bisa dilakukan dengan nyaman, meski 'nyaman' dalam hal ini adalah ternyaman dari yang tidak nyaman. So, should you do it?

Telaga Sarangan - Aroma Kesejukan di Kaki Gunung Lawu

Telaga Sarangan Magetan. Salah satu cara mencari tempat sejuk adalah dengan pergi ke daerah pegunungan. Daerah pegunungan tidak selalu identik dengan kegiatan pendakian gunung, apalagi jika di kaki gunung sudah terpampang danau cantik dengan pemandangan menawan. Ya... itulah Telaga Sarangan. Berada tepat di kaki Gunung Lawu, nama tempat wisata ini sangat familiar di kalangan wisatawan maupun pendaki gunung. Selain menawarkan keindahan telaga, hawa sejuk mampu mengundang wisatawan maupun para pecinta alam untuk menikmati pesona alamnya yang tenang dan terkesan mistis.
telaga sarangan
Telaga Sarangan Magetan
Telaga Sarangan atau Telaga Pasir berada di Kecamatan Plosoan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Indonesia. Berjarak sekitar 16 kilometer ke arah barat pusat kota Magetan, 5 kilometer dari Tawangmangu dan berada tepat di kaki Gunung Lawu
Tempat wisata Telaga Sarangan Magetan berada di ketinggian 1.200 mdpl dengan luas sekitar 30 Ha dengan kedalaman sekitar 28 meter. Sebagai wisata andalan Kabupaten Magetan, objek wisata Sarangan terus dikembangkan dan banyak destinasi wisata yang ditawarkan, salah satunya adalah Telaga Sarangan.

Asal Usul Telaga Sarangan Magetan

Di sisi telaga, nama Telaga Sarangan ditandai dengan adanya 2 patung naga yang berhadap-hadapan. Tanya kenapa?
asal usul telaga sarangan
Magetan Sarangan, Lake to Remember
Dua patung naga adalah simbol dari cerita mistis Telaga Sarangan Magetan yang sudah diyakini penduduk setempat. Konon, sebelum menjadi telaga, wilayah ini adalah daratan subur. Ada sepasang suami istri yang sudah renta dan menyambung hidup dengan bercocok tanam. Ketika sang kakek hendak menebang pohon di hutan, dia menemukan sebuah telur di dekat pohon yang hendak ditebangnya. Dia tidak jadi menebang pohon dan membawa telur ke rumah untuk dimasak, kemudian disantap berdua. 

Sang kakek kembali ke hutan untuk menebang pohon, tapi dia merasakan panas di sekujur tubuhnya, dia'pun berguling-guling kepanasan dan berubah menjadi naga. Sang nenek juga demikian, dia mencari suaminya karena tubuhnya mulai panas. Sang nenek kaget melihat naga berguling-guling di tanah sebelum akhirnya dia'pun juga menjadi naga. Dua naga yang berguling-guling menimbulkan gesekan yang membuat cekungan besar hingga memancarkan sumber air alami yang akhirnya menjadi Telaga Sarangan.

Wisata Telaga Sarangan Magetan

Secara umum, ada beberapa destinasi wisata Sarangan yang bisa dikunjungi yaitu:
  1. Air Terjun Tirtosari
  2. Air Terjun Pundhak Kiwo
  3. Bumi Perkemahan Sarangan
  4. Telaga Sarangan
  5. Telaga Wahyu
  6. Kebun Buah Strawberry 
  7. Taman Sarangan
  8. Desa Wisata Singolangu
  9. Bumi Perkemahan Mojosemi
  10. Jalur Pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu
peta wisata sarangan
Peta Wisata Sarangan
Berada di ketinggian diatas 1.000 mdpl membuat Telaga Sarangan memiliki hawa khas pegunungan yang segar, sejuk dan tenang. Di samping kios-kios cinderamata yang berjajar rapi, menikmati indahnya telaga yang tenang akan menjadi hal wajib bagi siapapun yang berkunjung ke Telaga Sarangan. Jika bosan duduk diam di sisi telaga, ada berbagai alternatif yang bisa dilakukan untuk menikmati indahnya Telaga Sarangan secara utuh yaitu dengan berkuda, mengendarai perahu boat atau mengendarai sepeda air. 
telaga sarangan
Telaga Sarangan
Berkuda mengitari Telaga Sarangan bukanlah kegiatan yang mainstream, tapi kegiatan yang sangat menarik. Untuk penyuka adrenalis, menaiki perahu boat bisa menjadi alternatif. Perahu boat akan mengantar berkeliling Telaga Sarangan bersensasi ala laut lepas. Bergejolak dengan air tenang dan melikuk cepat di area seluas 30 Hektar tentu menjadi hal yang menarik bukan?. Jangan kuatir, perahu boat akan 'dilengkapi' dengan pengemudi handal semi pembalap yang akan membuat penumpangnya merasa deg-deg'an bahagia.

Berkeliling dengan perahu boat terlalu mempercepat waktu menikmati Telaga Sarangan yang eksotis?, mungkin sepeda air bisa menjadi pilihan selanjutnya. Sepeda air atau yang 'eksis' disebut perahu bebek bisa menajdi alternatif bagi yang ingin menikmati telaga dengan lebih kalem dan romantis. Namun, mengayuh sepeda air di area luas pastinya akan menguras banyak tenaga. Jadi, jangan lupa membawa makanan kecil jika menikmati telaga dengan sepeda air.
telaga sarangan
Wahana Sepeda Air
Suasana Telaga Sarangan yang tenang akan semakin romantis ketika kabut mulai turun dan menghiasi permukaan air telaga. Kabut yang mulai menutup pemandangan puncak Gunung Lawu, perlahan turun menghiasi permukaan telaga yang tenang diikuti dengan hawa dingin khas pegunungan, seakan-akan menunjukkan sisi mistisnya. Saat seperti ini, menikmati minuman hangat sembari bercengkerama di sisi telaga merupakan momen special sebagai penutup waktu wisata yang tepat.

Banyaknya destinasi wisata yang bisa dikunjungi tentu kurang cukup bila dinikmati dalam waktu sehari saja. Sebelum merasakan dinginnya kabut telaga, berwisata di Telaga Sarangan Magetan sepertinya memang kurang lengkap. Tak heran banyak penginapan yang tersedia disekitar tempat wisata Sarangan. Berbagai fasilitas penunjang seperti lokasi parkir yang luas, beberapa rumah makan, tempat bermain, tempat ibadah, telepon umum, taman dan kamar mandi umum sudah tersedia dengan sangat baik.
telaga sarangan
Jajaran Kios-kios Cinderamata
Hal mistis dari Telaga Sarangan tidak hanya dilihat dari kabut yang turun dari puncak Gunung Lawu. Ketika waktu-waktu tertentu ada ritual tahunan yang biasa dilakukan penduduk sekitar di Telaga Sarangan yaitu Labuh Sesaji dan Ledug Sura. Ritual labuh sasaji pada Jum'at Pon bulan Ruwah, sebagai bentuk ucapan syukur kepada Sang Pencipta atas berkah yang diberikan. Sedangkan Ledug Sura dilakukan saat 1 Muharram. Berkunjung ketika diadakan Ritual labuh sasaji tentu akan menjadi pengalaman adat budaya yang mengesankan.

Anda wisatawan?, bercengkeramalah di depan kabut tipis Telaga Sarangan. Atau anda pendaki gunung?, mampirlah ke Telaga Sarangan untuk melepas lelah dari Pendakian Gunung Lawu yang panjang. Magetan Sarangan, Lake to Remember.

Tips Berwisata ke Telaga Sarangan Magetan :
  1. Waktu yang baik untuk mengunjungi Telaga Sarangan Magetan adalah pagi hari.
  2. Setelah siang hari, biasanya kabut turun dan pemandangan Gunung Lawu tidak tampak. Berkunjunglah sebelum sore.
  3. Mintalah pemandu untuk mendampingi ketika berkuda maupun menaiki
    perahu boat.
  4. Penumpang maksimal perahu boat adalah 5 orang termasuk pengemudi. 
  5. Bawalah pakaian tebal untuk melindungi dari cuaca dingin yang berkabut.  
 

Welcome....!!!