Pendakian Gunung Semeru 3.676 mdpl via Ranu Pane

Loading...
Pendakian Gunung Semeru via Ranu Pane. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa yang termasuk dalam jajaran 7 summit Indonesia. Gunung berapi tertinggi ke-3 di Indonesia dengan puncaknya Mahameru ini sangat populer di kalangan pendaki dengan sebutan 'puncak abadi para dewa'. Selain dikelilingi perbukitan yang indah, Gunung Semeru juga terkenal dengan keindahan danau Ranu Kumbolo yang sangat memikat mata para petualang dan selalu menjadi tujuan pendaki maupun penikmat alam.
Gunung Semeru
Satu kawasan dengan Gunung Bromo, Gunung Semeru terletak di antara Kabupaten Malang dan Lumajang, Jawa Timur. Untuk perijinan pendakian menyertakan KTP dan surat kesehatan dari dokter. Kini pendakian ke gunung tertinggi di Jawa ini diberi batasan 500 pendaki setiap harinya. Untuk pecinta alam dan pendaki dari luar kota sebaiknya tahu Cara  Boking Online Pendakian Gunung Semeru agar kuota tidak full ketika sudah sampai di pos pendakian. 

Ada 2 jalur pendakian Gunung Semeru, yaitu :
  1. Jalur pendakian via Ranu Pane : jalur pendakian umum.
  2. Jalur pendakian via Ayek-ayek : tidak dibuka untuk umum karena di kawasannya masih banyak terlihat hewan liar yang dilindungi.
Rute ke Gunung Semeru, dari Kota Malang bisa naik angkutan menuju desa Tumpang, dilanjutkan dengan truk atau pickup yang banyak terdapat di belakang terminal pasar Tumpang untuk mengantar ke Ranu Pani - desa terakhir di kaki Semeru (tarif dikondisikan). Di Pos Ranu Pani ada dua danau yaitu Ranu Pane dan Ranu Regulo yang terletak di ketinggian 2.200 mdpl.
Gerbang Awal Pendakian Gunung Semeru

Basecamp - Pos 1

Setelah melewati gerbang "Selamat Datang", pendakian Gunung Semeru dimulai dengan jalur landai kemudian menanjak di samping perkebunan penduduk. Ikuti jalur pendakian kekiri yang akan melewati jalan setapak hingga sampai di warung pertama, tempat landai untuk mempersiapkan sebelum melanjutkan menelusuri lereng bukit.

Jalur berlanjut melipir bukit di jalur setapak, berupa tanah padat dan paving yang mulai tidak nampak. Hingga pos 1, jalur ini masih bisa dilalui motor untuk tujuan darurat, seperti evakuasi.

Pos 1 berupa area datar yang berapa tepat di belokan jalur pendakian. Ada warung yang menyediakan makanan ringan dan minuman. Sangat cocok untuk mengisi energi sebelum melanjutkan pendakian.


Pos 1 - Pos 2

Selepas pos 1, trek pendakian masih sama, yaitu melipir bukit dengan trek yang masih tidak begitu menanjak. Di sepanjang jalur pendakian akan tiba di Watu Rejeng, area datar yang cukup lebar untuk beristirahat. Dinamakan Watu Rejeng karena disini terdapat batuan menyerupai tebing yang sangat indah.

Pos 2 tak jauh berbeda dengan pos 1, berupa area datar di belokan jalur pendakian dan terdapat warung yang menyediakan makanan ringan dan minuman.
Watu Rejeng


Pos 2 - Pos 3

Selepas pos 2, jalur pendakian masih tetap melipir bukit dengan trek yang masih tidak terlalu menanjak namun cukup membuat ngos-ngos'an. Di sepanjang jalur pendakian Gunung Semeru ke pos 3 ini akan melewati jembatan baru sebagai pengganti jalur lama yang longsor. Tak jauh dari jembatan baru, ada jembatan lama sebagai penanda mendekati pos 3.

Pos 3 juga tidak berbeda dengan pos-pos sebelumnya, berupa area datar yang ada di belokan jalur pendakian dengan warung yang telah menjadi ciri khas. Isilah energi dengan baik karena selepas pos 3 ada tanjakan yang cukup menguras tenaga.


Pos 3 - Pos 4

Tepat di pos 3, tanjakan sudah menanti di depan mata. Tanjakan yang samar-samar mirip tanjakan cinta versi mini ini cukup menguras tenaga sebelum kembali ke jalur melipir perbukitan. Selepas pos 3 ini jalur pendakian Gunung Semeru cenderung landai dan naik-turun. Sebelum sampai di pos 4, sisi Ranu Kumbolo mulai terlihat dan area terbuka berupa savana perbukitan mulai nampak.

Pos 4 berupa area datar tepat di lereng bukit di atas Ranu Kumbolo. Disini juga tersedia warung yang menyediakan makanan ringan dan minuman. Beristirahat sejenak sembari menyembuhkan dahaga didepan surga Gunung Semeru yang terhampar luas. Hm.... yummy!

Ranu Kumbolo


Pos 4 - Ranu Kumbolo

Karena lokasi yang hanya berbeda ketinggian, dari Pos 4 ke Ranu Kumbolo tidak jauh, hanya tinggal menuruni bukit yang cukup curam dan silahkan pilih ingin camp dimana. Ranu kumbolo adalah tempat yang tepat untuk mendirikan tenda. Mendirikan tenda di sekitar tepian danau yang luas sangat menarik ditambah pemandangan indah yang cocok untuk istirahat dan bersantai. Ranu Kumbolo adalah salah satu dari 6 Danau di Gunung Semeru yang bisa dinikmati keindahannya. Siapapun pasti betah disini karena pemandangan yang indah ketika matahari terbit di antara sela-sela bukit. Merupakan salah satu Danau Indah di Pegunungan Indonesia, Ranu Kumbolo sering disebut sebagai surganya Gunung Semeru.

Danau Ranu Kumbolo ada pada ketinggian 2.400 mdpl dengan luas 14 Ha. Kadang cuaca di Ranu Kumbolo bisa menjadi sangat dingin dengan suhu dibawah nol derajat, hingga kabut menjadi kristal-kristal es. Jika terlalu siang kadang kabut lebih dulu tiba, jadi lebih baik melanjutkan pendakian ke Kalimati sebelum terlalu siang.

Ranu Kumbolo - Cemoro Kandang

Meninggalkan Danau Ranu Kumbolo akan mendaki bukit terjal yang feenomenal dengan nama "Tanjakan Cinta" dengan pemandangan indah ke arah danau. Setelah sampai di ujung bukit, akan tampak padang rumput luas "Oro-oro Ombo" yang dikelilingi bukit-bukit indah di kanan kirinya. Saat musim semi, bunga Verbena brasiliensis akan bermekaran berwarna ungu, menambah keindahan hamparan Oro-oro Ombo. 
Oro - oro Ombo
Ada dua jalur yang bisa dilalui yaitu turun langsung dengan medan yang curam atau melipir bukit dengan turunan yang tidak begitu curam. Sambil berfikir, bisa sambil istirahat yang menikmati makanan ringan di warung yang ada di atas Tanjakan Cinta. Selepas melalui Oro-oro Ombo akan tiba di Cemoro Kandang.
Cemoro Kandang
Cemoro Kandang merupakan area teduh yang luas karena berupa dataran di kaki bukit yang merupakan ujung dari Oro-oro Ombo. Disini juga terdapat warung penjual makanan ringan dan minuman yang sangat berguna sebelum melanjutkan pendakian ke pos terakhir.

Cemoro Kandang - Kalimati

Jalur pendakian Gunung Semeru kembali menanjak selepas Cemoro Kandang. Menelusuri hutan cemara rimbun di jalan setapak, trek ke Kalimati cukup menguras tenaga. Pada beberapa tempat di jalur pendakian ada area datar yang bisa digunakan untuk beristirahat. Setelah melalui trek turun-naik bukit, pertanda mendekati Jambangan.

Jambangan merupakan area terbuka, datar dan teduh yang cocok untuk beristirahat karena disini juga terdapat warung seperti beberapa pos sebelumnya. Dari Jambangan, Gunung Semeru tampak jelas, gagah menjulang, mengantar perjalanan sampai ke Kalimati. Ada beberapa pendaki yang bilang bahwa sebelum mendaki ke Semeru, mendakilah ke Gunung Penanggungan. Bentuk kedua gunung ini begitu mirip sehingga Gunung Penanggungan disebut-sebut sebagai miniatur Gunung Semeru.

Mahameru Tampak Gagah
Pos Kalimati Gunung Semeru terletak 2.700 mdpl, berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara. Terdapat mata air Sumber Mani ke arah barat, menyusuri pinggiran hutan kalimati sekitar 1 km. Para pendaki biasanya bermalam disini sebelum summit, selain itu karena pendakian terakhir hanya sampai di Kalimati. Jika pendaki melanjutkan menuju puncak, pihak TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) tidak bertanggung jawab dengan resiko apapun yang akan terjadi. 
Baca Juga :
Ada shelter dengan ruang yang cukup luas untuk beristirahat dan bermalam. Untuk summit ke puncak Gunung Semeru.

Kalimati - Puncak Mahameru

Jalur pendakian lama yang melewati Arcopodo ditutup untuk pendakian karena longsor dan telah dibuat jalur baru tepat di sisi shelter. Masih menyusuri hutan cemara, jalur pendakian Gunung Semeru ke puncak sangat menanjak dan curam. Tak jarang tanah padat bercampur dengan pasir kasar hingga di batas vegetasi.

Sampai di batas vegetasi, pendakian sebenarnya ke puncak gunung tertinggi di Jawa ini dimulai. Trek berupa pasir kasar yang jika diinjak akan merosot. Naik tiga langkah merosot dua langkah, itu yang akan dirasakan ketika summit menuju Mahameru. Ada dua jalur di sepanjang trek berpasir ini yaitu jalur naik di sebelah kanan dan jalur turun di sebelah kiri. Trek jalur turun adalah pasir, sedangkan jalur naik juga pasir yang bercampur bebatuan yang rawan jatuh.
Lautan Awan Lereng Semeru
Puncak Gunung Semeru ditandai dengan Watu Gede. Jika sudah melihat Watu Gede, maka Mahameru sudah dekat dan setelah melewati Watu Gede, Welcome to the highest peak of Java.

Puncak Gunung Semeru berupa area datar berpasir padat yang dipenuhi kerikil dan bebatuan. Tak jauh dari puncak tampak bibir kawah Jonggring Saloka yang setiap beberapa menit bergemuruh mengepulkan asap belerang. Dari puncak Gunung Semeru tampak Gunung Arjuno, Gunung Welirang, Gunung Argopuro dan Gunung Lemongan yang melambai siap disinggahi.
Letupan Kawah jonggring Saloka

Vidio Pendakian Mahameru klik disini
Untuk menuruni puncak juga perlu diwaspadai untuk tidak terlalu ke kanan, ke arah blank 75, yaitu jurang sedalam 75 meter yang mejadi daerah rawan bagi pendaki yang nyasar ketika turun puncak. Dulu ada sebuah pohon cemara - cemoro tunggal, yang menjadi tanda arah turun. Setelah Gunung Semeru kembali aktif, pohon itu sudah mati. Jadi perlu diwaspadai jika jalur yang dilalui berupa pasir yang merosot deras ke bawah, segeralah ke arah kiri karena dipastikan itu jalur yang salah.

Tips Pendakian Gunung Semeru :

  1. Ikuti tata cara pendakian dengan menyediakan surat sehat dan fotokopi KTP.
  2. Pendakian Gunung Semeru, terbatas. Jika tidak memungkinkan, bisa Booking Online Pendakian Gunung Semeru.
  3. Ikuti briefing dan pahami dengan baik sebelum pendakian.
  4. Gunakan perlengkapan safety untuk pendakian gunung. Bawalah oksigen jika diperlukan.
  5. Bawalah pakaian hangat yang cukup tebal (waterproof, windproof) untuk menghindari extrimnya cuaca di Kalimati hingga puncak.
  6. Harap waspada di jalur pendakian setelah Watu Rejeng. Karena ada sumber air di bawah, bisa jadi pendaki bertemu dengan Jaguar yang kadang mencari minum dan lewat di kawasan ini.
  7. Di sepanjang jalur pendakian hingga Kalimati ada warung yang menyediakan makanan ringan, buah dan aneka minuman. Sumber air bersih bisa dicari di Sumber Mani atau beli di warung.
  8. Pendakian hanya sampai di Kalimati. Jika melanggar, resiko tidak ditanggung pihak TNBTS.
  9. Pakailah sepatu gunung yang tinggi atau pakai gaiters dan trekking pole untuk perlengkapan aman dan nyaman saat summit.
  10. Hindari mendekati kawah Jonggring Saloka yang meletup 20 menit sekali karena gas belerang dan material yang mungkin disemburkan bisa membahayakan.
  11. Usahakan sebelum jam 09.00 pagi sudah turun untuk menghindari gas belerang mengikuti arah angin ke puncak.
  12. Ketika turun pastikan tidak terlalu ke kanan yang mengarah ke area blank 75, jurang sedalam 75 meter.
  13. Jangan pernah meninggalkan teman setim.
"Cheers..."

Itinerary Pendakian Gunung Semeru via Ranu Pane :
Basecamp - Pos 1 : 1 jam 40 menit
Pos 1 - Pos 2 : 25 menit
Pos 2 - Pos 3 : 30 menit
Pos 3 - Pos 4 : 45 Menit
Pos 4 - Ranu Kumbolo : 25 menit
Ranu Kumbolo - Kalimati : 3 jam
Kalimati - Puncak : 4 jam 30 menit
Loading...

Share :

Facebook Twitter Google+

35 Responses to "Pendakian Gunung Semeru 3.676 mdpl via Ranu Pane"

  1. wonderful indonesia *love btw, pengen rasanya mendaki kesana :'(

    ReplyDelete
  2. keren gan pemandangannya
    jadi pengen

    ReplyDelete
  3. Gila asli inilah indonesiaku , masih blm ada rencana nih mau kesana :D

    ReplyDelete
  4. Indah sekali pemandangan dari puncak G.semeru (y)
    Pngen juga jadi pendaki gunung :v

    ReplyDelete
  5. Berguna dan bermanfaat. Makasih gan :)

    ReplyDelete
  6. gan minta saran, kalo camp di arcopodo itu boleh dan bisa apa tidak sih? terima kasih untuk jawabannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh n bisa tp mending kalimati aja ada air,

      Delete
  7. Semeru..pr..nya dari kalimati ke pucuk.. 😂😂😂😂

    ReplyDelete
  8. Tgl 17 Agustus 2016 temanku mengirim gambar saat ia di Ranu Kumbolo, maka aku antusian membaca bgmn mendaki Gn Semeru ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditunggu kunjungannya ke Ranu Kumbolo gan... :D

      Delete
  9. Insya'Allah thun depan. Smg terlaksana impian mendaki puncak Maha meru.

    ReplyDelete
  10. mas kira-kira waktu yg optimal buat summit ke puncak semeru jam brp ya.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya cewek gan, waktu summit 6 jam. Itinerary pendakian sudah tercantum di artikel. Thx..

      Delete
  11. mas kira2 kalo gak booking tiket dulu sebelumnya bisa gak ya naik k semeru. Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya cewek gan,, kayaknya bisa tetap naik selama kuota masih blum penuh. tp Kalau hari libur kebanyakan rame,

      Delete
  12. Mendaki gunung semeru kira" biaya yg dikeluarin berapa kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trgantung mau brngkt darimana, naik jeep apa ga n mau brp hari.. kepastian biaya2 bisa menghubungi basecmp langsung ya...

      Delete
  13. Replies
    1. Kalau dftr via online sndirian g bisa. Sbenerya g recomended.. tp gpp brngkt sndiri trus disana gabung sm yg lain biar lbih aman gan.

      Delete
  14. Replies
    1. tiap naek gnung kan harus ngurus simaksi dulu bang, tp klo semeru bisa pake online simaksinya, biar kgak antri.

      Delete
  15. Halo kak prisca.. mau tanya.. selama perjalanan kalimati - puncak semeru suhu dan cuaca itu dingin sekali, lalu bagaimana dengan cuaca dari puncak - kalimati ? Dingin atau mukai panas atau bagaimana ? Apakah Selama perjalanan summit menggunakan treckking pole ? terimakasih infonya kak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau udah pagi cuacanya puncak-kalimati panas. sebaiknya pake trecking pole n gaiters biar nyaman nanjaknya,,

      Delete
  16. tambah pengin ke semeru. saya udah pernah ke gunung slamet , kira - kira perbandingan kesulitan medannya jauh ngga gan ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. gak jauh hampir sama, cuma beda trek pasirnya lebih dalem semeru drpada slamet gan,,

      Delete
  17. hallo kak. mau tanya kalau waktu tracking sampai summit yg d atas itu, kondisinya buat yang udh sering naik gunung atau normal kak? soalnya mau naik tapi rame2 tp kondisinya msh banyak yg newbie gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu normal summit dari kalimati. kalau rame+newbie paling 6 jam'an.

      Delete
  18. sist mau tanya, pas mau kepuncak mahamerunya itu wajib pake spatu kah? soalnya rencana mau pake sandal gunung sama kaos kaki aja
    *makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak wajib.untuk safety sj krn trek pasir. Kalau nyaman sandal gnung ya pakai saja gan,,

      Delete
  19. In sha allah sepetember nanti ke semeru 😇

    ReplyDelete
  20. Kak, kalo mau summit biasanya bawa air brp liter per orang

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau saya gak bawa jg gak masalah Om, soalnya dulu airku yg minum kamu.

      Delete