Bersantai di Air Panas Mengeruda - Fenomena Unik dari Gunung Ine Lika

Air Panas Mengeruda. Flores, tempat yang identik dengan perbukitan serta memiliki banyak wisata yang sangat menggoda wisatawan hingga pulau ini kadang disebut 'surga yang jatuh ke bumi'. Berbagai wisata alam, wisata adat dan wisata yang unik'pun tersaji di dalamnya. Sebut saja, Mengeruda. Belum terlalu banyak yang tau apa itu Mengeruda. Mengeruda adalah fenomena unik berupa sumber air panas alami dari gunung berapi di Bajawa.
Pemandian Mengeruda
Pemandian Air Panas Mengeruda berada di Desa Piga, Kecamatan Soa, Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur. Berada sekitar 25 kilometer dari Bajawa.

Menaiki transportasi umum untuk menuju ke objek wisata ini tidak mudah. Dari persimpangan pasar Soa bisa menggunakan ojek hingga pintu masuk wisata. Namun jika menggunakan kendaraan pribadi, jangan ragu untuk bertanya kepada warga sekitar karena petunjuk arah masih minim.

Jalan menuju air panas Mengeruda sudah baik. Jalan berliku-liku menembus lebatnya hutan akan menjadi pemandangan di sepanjang perjalanan dan lokasi air panas Mengeruda terpaut sekitar 3 kilometer dari Bhandara Soa.
Gerbang Masuk Wisata
Air panas Mengeruda adalah sumber air panas alami yang berasal dari Gunung Ine Lika (1.559 mdpl) di Bajawa yang merupakan salah satu gunung berapi di Indonesia. Air panas ini mengandung belerang dan zat vulkanis lain yang berasal dari magma bumi yang menyebabkan panasnya air serta memberikan khasiat menyehatkan. 

Kolam yang cukup lebar dan berbentuk lingkaran ini mempunyai kedalaman sepinggang orang dewasa. Lumut yang tumbuh di dasar bebatuan kolam membuat air kolam tampak berwarna hijau segar dan  bening. Di tengah permukaannya terdapat semburan sumber air panas dari dalam. Kolam air panas ini sangat sesuai untuk berendam santai atau media terapi. Air panas dari kolam ini akan terus mengalir membentuk sungai pendek di sebelah sisinya dan berakhir membentuk air terjun mini yang bercampur dengan aliran sungai lain. Jadi, siapapun bisa memilih lokasi yang tepat untuk menikmati air panas Mengeruda.
Aliran Sungai Air Panas Mengeruda
Aliran Sungai Air Panas
Lelah berendam, beberapa gasebo di sekitar lokasi wisata adalah tempat yang nyaman untuk istirahat. Beberapa toko jajanan ada di depan gerbang masuk, jadi jangan lupa membeli jajanan sebelum masuk ke lokasi wisata. Kondisi kamar mandi yang kurang terawat kadang membuat beberapa pengunjung memilih mengeringkan diri di luar sambil beristirahat menikmati kesejukan udara di lokasi wisata air panas Mengeruda. Dinginnya hawa pegunungan membuat wisata air terjun Mengeruda ini cocok untuk merileks'kan tubuh dan bersantai. 

Pantai Delegan Gresik - Surga Wisata Kota Pudak

Pantai Delegan Gresik. Gresik tidak hanya dikenal sebagai tempat perusahaan semen terbesar di Indonesia dan kota wali saja. Di kalangan wisatawan, Gresik tersohor karena wisata yang ada di dalamnya. Wisata di Gresik cukup beragam, seperti wisata ziarah, wisata tradisi, wisata pusaka dan wisata alam bisa dinikmati kala berkunjung ke Gresik. Salah satu wisata alam yang sangat populer di Gresik adalah Pantai Delegan. Selain pesona alam, atraksi tahunan yang menarik juga bisa disaksikan di tempat wisata ini.
Pantai Delegan
Pantai Delegan berada di desa Delegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penunjuk arah menuju wisata Pantai Delegan akan membantu wisatawan di sepanjang jalan menuju pantai di Gresik yang paling terkenal ini.
 
Pantai Delegan yang juga disebut Wisata Segoro Indah Delegan, merupakan wisata pantai di Gresik yang populer. Memasuki gerbang masuk pantai, pasir putih dan sebuah gapura - yang sebenarnya mirip pendopo kecil, akan menyambut. Pantai yang dibuka untuk umum sejak tahun 2003 ini dikelola dengan baik. Warung-warung yang menjual jajanan, makanan dan minuman berjajar rapi tak jauh dari pantai.
Garis Pantai Delegan
Pantai pasir putih dengan luas sekitar 2,5 Ha ini memiliki ombak yang stabil dan tidak terlalu tinggi. Pohon-pohon yang berjajar di tepiannya menambah suasana teduh kala sinar matahari menyengat di siang hari. Beralih ke sebelah kanan, Pantai Delegan ini berupa dermaga kecil, tempat parkir bagi perahu-perahu nelayan. 

Ingin lebih menikmati keindahan lautan pantai Delegan?, berjalan-jalan hingga ke ujung dermaga merupakan pilihan yang menarik. Jalan bebatuan yang menjorok ke laut dengan tiang-tiang lampu di sisinya akan mengantar hingga ke ujung untuk menikmati pemandangan lautan pantai utara, Pantai Delegan.
Dermaga Pantai Delegan
"Cheers..."
Pantai Delegan ini cocok untuk memancing dan lomba perahu. Setiap bulan Agustus, diadakan perlombaan yang terkait dengan wisata bahari. Adanya penyewaan ban, perahu, hingga wahana bebek pancal menjadikan tempat wisata pantai di Gresik ini cocok untuk liburan keluarga. 

Pendakian Gunung Tambora 2.851 mdpl via Desa Pancasila

Pendakian Gunung Tambora via Desa Pancasila. Gunung Tambora merupakan gunung dengan letusan paling dasyat dalam sejarah peradaban manusia. Letusan terakhirnya pada tahun 1815 telah menghilangkan hampir separuh ketinggian dari 4.300 mdpl menjadi 2.851 mdpl dan menyisakan kaldera terluas di Indonesia. Sejak diresmikan sebagai Taman Nasional tanggal 11 April 2015 sekaligus perayaan 200 tahun letusannya, Gunung Tambora kembali hadir menyapa masyakarat, pecinta alam serta para pendaki gunung di seluruh dunia.
pendakian gunung tambora
Gunung Tambora
Gunung Tambora terletak di antara Kabupaten Dompu dan Kabutapen Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Terdapat dua jalur pendakian Gunung Tambora yaitu :
  1. Pendakian via Desa Pancasila
  2. Pendakian via Doro Peti
  3. Pendakian via Doro Ncanga
Jalur Pendakian Gunung Tambora yang sering dilalui adalah jalur pendakian via Desa Pancasila. Selain medan yang tidak terlalu sulit, jalur pendakian ini lebih pendek daripada jalur Doro Peti.

Untuk menuju Desa Pancasila, akses yang dilalui tidak mudah, bisa menggunakan bus atau sewa mobil. Untuk bus ke Desa Pancasila hanya berangkat jam 7 pagi, itupun juga susah dicari jika dari Bhandara Sultan Hasanuddin Bima. Jadi jika ada di Bhandara, lebih baik charter mobil. Lebih efektif jika memesan jasa travel di hari-hari sebelumnya. Cara lain bisa naik bus jurusan Dompu, dilanjutkan bus ke Calabai, lalu dilanjutkan dengan naik ojek ke Desa pancasila.

Perjalanan dari Bima ke Desa Pancasila membutuhkan waktu sekitar 6 - 7 jam menggunakan kendaraan pribadi. Desa Pancasila merupakan desa terakhir dan berada di ketinggian sekitar 600 mdpl. Ada sebuah lapangan dimana basecamp pendakian Gunung Tambora berada di tengah sisi lapangan.

Selain registrasi, basecamp menyediakan pondok untuk para petualang yang ingin bermalam. Ada 3 unit pondok bermodel rumah panggung dengan tarif Rp.100.000/ malam dengan fasilitas kamar mandi umum dan tempat menjemur pakaian. Pondok ini bisa untuk 4 orang.

Basecamp dikoordinir oleh Bapak Saiful Bahri atau nama keren'nya Bang Ipul. Selain mengkoordinir basecamp, Bang Ipul juga mengkoordinir porter, guide dan ojek yang dilakukan oleh penduduk sekitar. Bang Ipul juga memiliki kumpulan buku yang membahas tentang Gunung Tambora mulai dari flora, fauna, sejarah dan sebagainya. Jika lapar, tidak usah sungkan untuk memesan di Bang Ipul yang ramah ini, sambil melihat beberapa pernak pernik cinderamata seperti kopi Tambora, pin, gantungan kunci, kaos dan sebagainya.

Basecamp - Pos 1

Dari Basecamp pendakian Gunung Tambora menuju ke Pos 1 membutuhkan waktu sekitar 2-3 jam berjalan kaki. Namun tenang, dengan menaiki ojek bisa menghemat waktu menjadi 30 - 45 menit. Jalur dari basecamp menuju pintu hutan cukup jauh, susah dan becek setelah hujan. Naik ojek'pun tak jarang selalu membuat penumpang deg - deg'an karena medan'nya yang penuh tantangan. Ojek bisa mengantar sampai di pintu hutan jalur pendakian Gunung Tambora maupun di tangga beton menuju jalur Pos 1 yang tentunya lebih dekat dengan Pos 1. Tarif ojek sekitar Rp. 50.000 - Rp. 100.000 (negoisasi).

Mulai dari tangga beton menuju Pos 1 tidak terpaut jauh. Jalurnya berupa tanah padat yang datar dan tidak cukup sulit sebagai pemanasan awal.
Pos 1 memiliki ketinggian 1.200 mdpl.  Berupa lahan datar yang cukup luas dengan sebuah shelter untuk beristirahat. Ada sumber air untuk mengisi perbekalan logistik. 

Pos 1 - Pos 2

Berlanjut ke Pos 2, jalur mulai rapat dan sempit sehingga tak jarang harus menerabas rerumputan tinggi. Pos 2 berada di ketinggian 1.280 mdpl. Pos 2 di jalur pendakian Gunung Tambora ini juga berupa lahan datar yang tidak rata, sehingga tampak sempit dan bisa untuk 2 tenda isi 3/4. Ada sebuah shelter untuk istirahat. Pos 2 cocok untuk memasak logistik karena ada sumber air bersih melimpah dari aliran sungai. Untuk mengambilnya harus turun sekitar 15 meter tidak jauh dari lokasi pos. Selain itu, melewati sungai ini merupakan jalur pendakian menuju ke Pos 3.
jalur pendakian gunung tambora
Pos 2

Pos 2 - Pos 3

Dari Pos 2 turun menyeberangi sungai kecil, lalu kembali naik untuk melanjutkan perjalanan ke Pos 3. Ada jalur yang cukup lebar menanjak yang sangat licin jika basah, jadi perlu hati-hati. Jalur menuju ke Pos 3 masih rapat dan banyak tumbuh tanaman pakis. Kadang ada pohon tumbang yang harus dilalui.

Pos 3 berada di ketinggian 1.600 mdpl. Merupakan Pos yang paling luas di jalur pendakian Gunung Tambora dan bisa untuk mendirikan 10 - 15 tenda isi 4. di Pos 3 terdapat 1 shelter, sumber air dan juga babi hutan. Bisa dibilang, Pos 3 ini adalah tempat penyergapan babi hutan terhadap manusia. Inilah tempat yang bisa membatalkan makan malam istimewa para pendaki jika logistiknya dicuri babi hutan. Selain mencuri, babi hutan juga akan menghancurkan barang-barang di sekitar. Jadi waspadalah dengan barang bawaan dan juga tenda di malam hari.
jalur pendakian gunung tambora
Korban Penyergapan Babi Hutan Pos 3

Pos 3 - Pos 4

Jika babi hutan menjadi 'primadona' Pos 3, maka perjalanan menuju Pos 4 akan bertemu 'primadona' lain yaitu jelatang. Dari pos 3 menuju ke pos 4, jalur pendakian Gunung Tambora semakin menanjak dan inilah jalur ladang jelatang (jancukan / api-api / rengas) yang bisa menyengat kulit jika terkena duri daunnya. Tumbuhan Jelatang mulai yang berukuran kecil hingga tinggi 2 meter akan dijumpai sangat melimpah di jalur ini. Jalan akan terbuka sebelum kembali ke hutan yang rapat dan ditumbuhi pepohonan besar.
jalur pendakian gunung tambora
Vegetasi Menuju Pos 4
Pos 4 memiliki ketinggian 1.900 mdpl, berupa daerah terbuka yang kondisi tanah bergelombang dan tidak ada shelter. Pos 4 dikelilingi oleh pepohonan besar dan tinggi, tempatnya teduh yang nyaman untuk beristirahat sejenak.

Pos 4 - Pos 5

Dari pos 4 ke pos 5 jalur masih rapat dan tetap menanjak, namun ini adalah jalur pendakian Gunung Tambora yang terpendek diantara pos-pos yang lain.
Lokasi pos 5 di ketinggian 2.080 mdpl, menyediakan 3 area yang tidak cukup luas untuk mendirikan 1-2 tenda. Area Pos 5 sudah cukup terbuka dan puncak Gunung Tambora sudah tampak dari sini. Seperti pos 2, ada sumber air sungai disini sekitar 30 meter di bawah. Sungai ini mengalir ketika musim hujan. Air masih bisa didapat disini tapi tidak sebersih air di Pos 3 dan ini adalah lokasi sumber air terakhir. Carilah air bersih yang menetes tak jauh dari gua atas sungai. Jalan turun ke sungai kering ini juga merupakan jalur pendakian Gunung Tambora.
jalur pendakian gunung tambora
Pos 5

Pos 5 - Bibir Kaldera Gunung Tambora

Melanjutkan pendakian Gunung Tambora, dari Pos 5 jalur turun menyeberangi sungai yang cukup lebar tadi lalu kembali naik. Jalur sudah terbuka dengan vegetasi cemara, tanaman perdu kecil dan rerumputan. Ada sebuah lokasi datar yang bisa untuk mendirikan tenda di dekat cemoro tunggal. Di dekat lokasi ada sebuah in memoriam yang sering disebut dengan 'kuburan'.
jalur pendakian gunung tambora
Trek Menuju Cemoro Tunggal
Selepas cemara tunggal, trek pendakian Gunung Tambora semakin menanjak. Hanya rerumputan yang mendominasi trek. Tidak berlangsung lama, trek berpasir bercampur bebatuan akan menyambut dan ini cukup menguras tenaga. Akan tampak pula bukit pasir yang akan dilalui hingga sampai ke puncak Gunung Tambora. 

Di area ini jika menghentakkan kaki ke tanah, akan terdengar suara yang menunjukkan ada sebuah rongga di dalam Gunung Tambora, cukup unik. Trek berpasir padat yang masih didominasi rerumputan akan mengantar hingga ke bibir kaldera Gunung Tambora. 
kaldera gunung tambora
Bibir Kaldera Gunung Tambora
kaldera gunung tambora
Kaldera Gunung Tambora

Kaldera Gunung Tambora membentang luas dibatasi oleh dinding kawah berlapis-lapis yang sangat indah. Diameter kaldera yang mencapai 7 kilometer dengan kedalaman sekitar 1 kilometer tentu terbayang bagaimana Sejarah Letusan Gunung Tambora dulu.

Sebuah anak Gunung Tambora ada di dasar kawah. Bernama Doro Afi To'i, anak Gunung Tambora ini masih kecil dengan lubang kawah di tengahnya, mirip Sang Ibu. Lalu, apa kelak anak Gunung Tambora ini meletus dasyat seperti ibunya?

Bibir Kaldera - Puncak Gunung Tambora

Bibir Kaldera tidak terpaut jauh dari puncak Gunung Tambora. Arah puncak dari bibir kaldera adalah ke arah kanan. Trek pasir padat yang cukup berbatu masih mendominasi trek hingga sampai di ketinggian 2.850 mdpl.
puncak gunung tambora
Puncak dari Bibir Kaldera
Puncak Tambora tidak cukup lapang, berupa tanah keras dan sedikit berbatu. Puncaknya ditandai dengan pondasi beton dan tiang bendera. Sebuah in memoriam juga ada di sebelahnya. Dari puncak Gunung Tambora, tampak pemandangan sekitar seperti Pulau Moyo, Pulau Satonda dan kaldera besar'nya.
puncak gunung tambora
Sunset Puncak Tambora
Ketika sunset ditambah cuaca sedang cerah, inilah pemandangan luar biasa Gunung Tambora dimana akan tampak puncak-puncak indah Gunung Rinjani dan Gunung Agung di sebelah barat dengan larat belakang sinar jingga matahari. Perpaduan kabut dengan sinar jingga kemerahan matahari sekaligus pucuk-pucuk hutan cemara yang tenggelam dalam sapuan kabut sungguh menjadi pemandangan yang begitu luar biasa indahnya, hidden paradise at the sunset.  


Tips Pendakian Gunung Tambora :
  1. Pilihlah musim yang baik untuk pendakian. 
  2. Pos 3 dan Pos 5 rawan babi hutan. Untuk mengatasi gangguan babi hutan, kemasi perlengkapan seperti tenda dan tas carrier sebelum ditinggalkan, lalu gantung di pohon yang tidak bisa dijangkau babi hutan karena babi hutan juga mengganggu pada siang hari. Buatlah api kecil yang aman untuk mencegah kedatangan babi hutan.
  3. Gunakan pakaian panjang atau pelindung tubuh yang lain seperti sarung  tangan ketika menuju ke pos 4, karena adanya ladang jelatang yang mencapai 2 meter di sepanjang jalur.
  4. Selain summit dini hari, pendakian Gunung Tambora bisa dilakukan di siang hari. Kadang kabut di puncak yang tampak dari bawah tidak selalu menutupi jalur pendakian di puncak. Bahkan pemandangan  sunset sangatlah lebih istimewa daripada sunrise.
  5. Gunung Tambora memliki rongga yang mudah keropos. Sebaiknya jaga jarak aman dengan bibir kawah dan jangan dekat-dekat ke bibir kawah.
jalur pendakian gunung tambora
'We are team' Sebelum Cemoro Tunggal

Itinerary Pendakian Gunung Tambora :
Basecamp - Jembatan Pintu Hutan : 45 menit (ojek)
Jembatan Pintu Hutan - Pos 1 : 30 menit
Pos 1 - Pos 2 : 1 jam 40 menit
Pos 2 - Pos 3 : 2 jam
Pos 3 - Pos 4 : 1 jam
Pos 4 - Pos 5 : 40 menit
Pos 5 - Cemoro Tunggal: 50 menit
Cemoro Tunggal - Bibir Kawah : 2 jam
Bibir Kawah - Puncak : 20 menit

Melihat Letupan Kawah Sikidang Dataran Tinggi Dieng yang Menakjubkan

Kawah Sikidang Dataran Tinggi Dieng. Bicara tentang tempat wisata Dieng memang tidak ada habisnya. Dataran Tinggi Dieng menyimpan banyak lokasi wisata yang selalu mengundang para wisatawan dari berbagai daerah. Selain Pesona sunrise Gunung Prau, keindahan Telaga Warna dan situs Percandian Arjuna, ada lagi objek wisata Dataran Tinggi Dieng yang sangat diminati yaitu Kawah Sikidang. Kawah Sikidang merupakan kawah aktif yang menyembulkan gas belerang. Lalu keunikannya? Yah, bisa dilihat secara langsung dari dekat oleh para wisatawan.
Kawah Sikidang Dataran Tinggi Dieng
Kawah Sikidang berada di kawasan vulkanik wisata Dataran Tinggi Dieng, tepatnya di Desa Dieng Kulon, Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasinya tidak terpaut jauh dengan Telaga Warna dan sudah ada petunjuk jelas untuk menuju ke lokasi. Di lokasi ini wisatawan bisa menyaksikan secara langsung kawah aktif yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi Dataran Tinggi Dieng.
kawah sikidang
Kawasan Masuk Kawah Sikidang
Kawah Sikidang adalah kawah yang paling populer dibandingkan kawah-kawah lain di Dieng. Ini karena lokasi Kawah Sikidang paling mudah dijangkau. Untuk menuju tempat wisata Dieng ini hanya perlu berjalan sekitar 1,5 kilometer di dataran vulkanik.

Jalan menuju Kawah Sikidang, Dieng, sudah tertata bagus meski harus merelakan diri berpanas-panasan selama beberapa menit. Salah satu hal yang menarik lagi, di sisi jalan ada sebuah kawah kecil dengan label 'Telur Rebus Kawah'. Tentunya plakat tersebut memancing siapapun untuk mencoba merebus telur di kawah unik Dataran Tinggi Dieng ini.
kawah sikidang
Area Vulkanik Kawah Sikidang
kawah sikidang
Telur Rebus Kawah
Kawah Sikidang memiliki luas sekitar 200 m persegi yang terbentuk akibat aktivitas gunung berapi Dataran Tinggi Dieng. Layaknya sebuah danau, kawah ini bisa dilihat secara langsung dari jarak dekat. Air kawah mendidih yang menyembulkan asap belerang pekat bisa disaksikan secara langsung, berbeda dengan kawah gunung lainnya yang seperti yang kita ketahui lokasi kawahnya tidak mudah dijangkau. Inilah salah satu keunikan objek wisata Kawah Sikidang di Dataran Tinggi Dieng.
Baca Juga :
Ada beberapa lubang kawah yang bisa ditemukan juga dan kemungkinan bisa menjadi kawah utama. Lokasi kawah Dataran Tinggi Dieng yang berpindah-pindah ini merupakan salah satu alasan kenapa kawah ini dinamakan Kawah Sikidang, yaitu karena lokasi kawah yang berpindah-pindah seperti kidang. Alasan yang lain adalah adanya cerita Legenda Pangeran Kidang Garungan.
kawah sikidang
Letupan Belerang Kawah Sikidang
Selain lokasi kawah di area dataran yang bisa membahayakan pengunjung, kepulan asap belerang juga tidak baik untuk kesehatan. Untuk itulah sudah ada pagar pembatas untuk keselamatan wisatawan dan lebih baik tetap berada di batas pagar yang sudah dianjurkan. Di area parkir wisata Dieng yang luas ini sudah terdapat beberapa pedagang buah, cinderamata, makanan, minuman serta masker untuk melindungi dari asap belerang.

Tips Mengunjungi Kawah Sikidang Dataran Tinggi Dieng :
  1. Sebaiknya berwisata sebelum siang karena saat siang cuaca sangat panas. Jangan lupa membawa pelindung kepala untuk menghidari panas terik matahari. 
  2. Bawalah masker untuk mengurangi bau belerang.
  3. Tetaplah berada di batas pagar aman ketika melihat Kawah Sikidang.
  4. Jangan mengotori area wisata Kawah Sikidang.

Bukit Jaddih Madura - Eksotisme Bukit Kapur Pulau Garam

Bukit Jaddih Madura. Beberapa hal yang terbesit di dalam pikiran ketika menyebut Madura adalah sebuah pulau yang gersang dan panas. Siapa yang menyangka jika Madura menyimpan berbagai wisata menarik dan beberapa diantaranya cukup unik?. Bukit Jaddih adalah bukit kapur yang sebenarnya bukanlah tempat wisata. Lalu apa yang membuat Bukit Jaddih Madura ini begitu memikat para wisatawan?, tentu saja karena perbukitan kapur'nya akan membuat wisatawan serasa ke Islandia
Bukit Jaddih
Lokasi Bukit Jaddih ada di Desa Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Madura. Akses untuk menuji ke Bukit Jaddih cukup mudah dengan jalan yang sudah baik. Hanya saja ketika memasuki area, jalan mulai berbatu dan sedikit berdebu.

Bukit Jaddih adalah lokasi tambang kapur yang sisa-sisa tambangnya menciptakan pola tebing-tebing yang unik dan indah. Pemandangan yang ditawarkan akan membuat wisatawan tidak pernah berfikir masih berada di Madura. Selain menampilkan tebing-tebing raksasa yang unik, sisa guratan penambang Bukit Jaddih juga membentuk pahatan, ukiran, bahkan gua-gua kecil yang begitu menarik. Melihatnya, anda akan merasa berada di Yunani.
Guratan Tambang Bukit Kapur
Tak jauh dari puncak bukit, area Bukit Jaddih ditumbuhi rumput hijau segar dan pepohonan yang jarang. Padang rumput Bukit Jaddih Madura ini sangatlah indah membalut tebing-tebing unik yang sudah terbentuk. Jurang-jurang kecil menghiasi antar tebing hijau yang memikat.
Tebing Rumput Bukit Jaddih
Selain perbukitan dan tebing yang menawan, ada sebuah permandian alami di area Bukit Jaddih yang disebut dengan 'Aeng Goweh pote' yang berarti air gua putih. Kolam ini bekas galian tambang yang mengeluarkan mata air secara alami, sehingga kolam ini pun dijadikan kolam renang dengan area yang lumayan besar, bagaikan oase di padang gurun.
Padang Rumput dan Puncak Bukit
Area Bukit Jaddih sangat panas, lebih baik gunakan pelindung kepala untuk melindungi dari sinar matahari. Karena Bukit Jaddih masih digunakan tempat pertambangan, lokasi ini cukup berdebu. Selain itu penjual makanan minuman juga masih jarang, meski ada. Jadi lebih baik membawa makanan dan minuman dari rumah serta masker untuk melengkapi perjalanan anda.